Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

Dolar AS Hampir Rp 18 Ribu, Airlangga: Fluktuasi Itu Biasa

Nilai tukar Rupiah melemah hingga mendekati Rp 18.000 per dolar AS, dengan posisi terakhir di level Rp 17.930 menurut data Bloomberg per 25 September 2026. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa fluktuasi tersebut merupakan dinamika pasar yang biasa dan pemerintah terus memantau perkembangannya.

Bank Indonesia menjelaskan pelemahan ini dipicu faktor eksternal dan domestik. Faktor eksternal meliputi ekspektasi pengetatan kebijakan moneter AS yang mendorong yield US Treasury 10 tahun naik ke 5,11% (tertinggi sejak 2007), serta konflik Timur Tengah yang meningkatkan harga minyak Brent di atas US$ 100 per barel. Secara domestik, tekanan berasal dari tingginya kebutuhan valas importir menjelang akhir kuartal III 2026 dan arus keluar portofolio aset emerging markets.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait