Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ekonom Bagi Jurus Ekonomi Tembus 8%, Jaga Konsumsi-Dorong Manufaktur

Ekonomi Indonesia berpotensi tumbuh hingga 8 persen asalkan konsumsi rumah tangga tetap kuat dan sektor manufaktur terus berkembang. Menurut Ekonom UOB untuk Asean, Enrico Tanuwidjaja, konsumsi rumah tangga—terutama dari kelas menengah—menyumbang sekitar 55 persen dari PDB meskipun hanya merepresentasikan 25-30 persen penduduk. Pertumbuhan ekonomi RI mencapai 5,61 persen (yoy) pada kuartal I 2026 dan 5,29 persen (yoy) pada kuartal II 2026, dengan konsumsi pemerintah menjadi pendorong utama. Namun, konsumsi fiskal yang tumbuh 21,81 persen (yoy) pada kuartal pertama tidak dianggap berkelanjutan karena batasan defisit APBN sebesar 3 persen dari PDB.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait