Jakarta · Selasa, 6 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Ekonomi RI Tak Sekencang 2025, OJK Ungkap Investasi AI JAdi Nafas Baru

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 akan lebih rendah dibandingkan tahun 2025. Meski demikian, prospek ekonomi dinilai lebih baik dari proyeksi sebelumnya berkat peningkatan investasi dan perdagangan di bidang kecerdasan buatan (AI). OECD turut mendukung optimisme ini dengan menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 0,5 poin persentase.

Kondisi sektor jasa keuangan domestik tetap stabil dengan inflasi yang terjaga, sehingga permintaan domestik dan konsumsi masyarakat tetap kuat. Namun, OJK mengingatkan adanya risiko global seperti eskalasi konflik geopolitik yang memicu kenaikan harga minyak serta fenomena El Nino yang berpotensi meningkatkan harga pangan dan komoditas pertanian.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait