OJK: Penyaluran kredit bank per Agustus 2026 capai Rp9.178 triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan penyaluran kredit perbankan per Agustus 2026 mencapai Rp9.178 triliun, tumbuh 13,65% (yoy). Kredit investasi mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 25,11%, diikuti modal kerja 11,45% dan konsumsi 5,07%. Dari sisi debitur, kredit korporasi tumbuh paling signifikan sebesar 22,18%, sementara kredit UMKM naik 2,38%. Kredit bank BUMN juga mendominasi pertumbuhan kepemilikan sebesar 16,41%.
Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 10,94% menjadi Rp10.413 triliun, dengan deposito sebagai kontributor tertinggi (13,10%). Likuiditas perbankan tetap memadai dengan LCR 187,1% dan kualitas kredit terjaga melalui NPL gross 2,11% serta NPL net 0,84%. Selain itu, OJK telah menginstruksikan pemblokiran sekitar 38.796 rekening terindikasi judi daring dan menerbitkan berbagai regulasi baru terkait rencana bisnis bank, manajemen risiko, serta risiko iklim.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 5 Oktober 2026 pukul 17.30
OJK Cabut Izin 3 BPR dan BPRS Sepanjang September 2026
Liputan6.com · 5 Oktober 2026 pukul 17.10
OJK Beri Perlakuan Khusus Kredit Debitur Terdampak Gempa NTT
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 17.04
NIM Turun Jadi 4,31% per Agustus 2026, OJK Sebut Bank Jaga Bunga Kredit Tetap Terjangkau
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 16.52
OJK Bidik 38.796 Rekening Judi Online, Bank Diminta Perluas Pemblokiran
Berita terkait
OJK Sumut Catat Aset Bank Umum Capai Rp371,1 Triliun
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 15.40
Bos OJK Minta Bank Cek Kemampuan Debitur Sebelum Naikkan Bunga Kredit
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 17.40
Kredit Bank Rp2.548 Triliun Belum Dipakai, OJK Ungkap Alasannya
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 12.58
OJK Ungkap Perbankan Optimistis, Kredit Diproyeksi Tumbuh pada Triwulan III 2026
Warta Ekonomi · 13 September 2026 pukul 20.10