Eks Penyidik Nilai Pimpinan KPK Jadi Penghalang Pemeriksaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mantan penyidik KPK, Yudi Purnomo, mengkritik lambannya pemanggilan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid terkait skandal korupsi di kementeriannya. Yudi menilai pimpinan KPK menjadi penghalang proses pemeriksaan, meskipun konstruksi perkara dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) dianggap sudah memiliki alat bukti yang sangat kuat.
Kasus ini bermula dari OTT KPK pada 14 September 2026 yang mengamankan 19 orang, termasuk pegawai Kementerian ATR/BPN dan Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk. Mereka diduga terlibat suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor. Mantan Ketua KPK, Abraham Samad, turut mendesak agar Nusron Wahid segera diperiksa sebagai saksi untuk mengungkap tuntas skandal tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 18.10
KPK Sudah Geledah Rumah Anak Buah Nusron Wahid di Nganjuk
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 14.32
Digeledah KPK, Kepala Kantor BPN Mojokerto Ternyata Istri Tersangka Suap dan Gratifikasi di Kementerian ATR/BPN
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 18.46
Pengembangan Kasus Suap HGB, KPK Geledah Kantor Istri Dirjen Lampri
JawaPos · 24 September 2026 pukul 17.30
KPK Geledah Kantor Wilayah BPN Jatim, Masih Terkait OTT Kementerian ATRP/BPN
Berita terkait
Tunggu Proses Politik, Nusron Wahid Tak Akan Bisa Kabur dari KPK: Aliran Dana Begitu Kuat...
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 00.00
KPK Geledah Kantor ATR/BPN, Keberadaan Nusron Masih Misteri
CNN Indonesia · 18 September 2026 pukul 08.20
Nusron Wahid Tak Ada di Kantor Saat KPK Geledah Gedung ATR/BPN
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 15.48
KPK Ungkap ‘Struktur Bayangan’ di ATR/BPN, Ada Orang Kepercayaan Menterinya Prabowo
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 07.00