KPK Sudah Geledah Rumah Anak Buah Nusron Wahid di Nganjuk
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN, Lampri, di Nganjuk, Jawa Timur, serta lokasi lain seperti kantor PT Summarecon Agung Tbk, tiga ruang direktorat jenderal di Kementerian ATR/BPN, dan Kantor Wilayah ATR/BPN Jawa Timur. Penggeledahan dilakukan dalam penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Dari lokasi tersebut, KPK menyita dokumen, Barang Bukti Elektronik (BBE), serta uang dalam amplop untuk dianalisis. KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka, termasuk mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, politikus Golkar Fahd El Fouz, dan Direktur Jenderal Lampri. Mereka diduga sebagai orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dalam kasus suap. Dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada 14 September, KPK menangkap 19 orang dan menemukan uang sebesar Rp106,3 miliar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 04.00
Golkar Soal Nusron Wahid: Kalau Tercela, Ya Itu Sudah Tidak Pantas Jabat Kepengurusan...
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 01.34
Eks Penyidik Nilai Pimpinan KPK Jadi Penghalang Pemeriksaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 00.00
Terseret Dugaan Korupsi, Golkar Sudah Tak Restui Nusron Wahid Bertahan Jadi Menterinya Prabowo
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 09.10
Eks Ketua KPK: Kalau Prabowo Mau Punya Kabinet Bersih, Nusron Wahid Harusnya Dicopot
Berita terkait
KPK Cium Jejak Dana Rp106,3 Miliar Kasus ATR/BPN, Terseret Nama Nusron Wahid hingga Ormas?
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 15.49
KPK Telusuri Aliran Dana Kasus Korupsi ATR/BPN Rp106,3 Miliar, Bidik Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 14.41
Prabowo Diam Soal Nusron Wahid, Pakar: Ternyata Kalau Urusan Orangnya, Gak Sampai ke Antartika
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 11.25
Sindir Penanganan Kasus HGB, Mahfud MD: Kalau Nusron Tak Dipanggil, Keterlaluan!
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 06.55