Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

ESDM: Data Center Harus Pertimbangkan Pasokan Listrik dan Air yang Besar

Kementerian ESDM menekankan bahwa pembangunan data center di Indonesia harus memperhatikan ketersediaan listrik dan air yang besar. Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menyatakan bahwa data center membutuhkan pasokan listrik dan air yang signifikan, sehingga pengembangan harus sesuai dengan potensi sumber daya yang tersedia. Beberapa proyek seperti data center BDX di Waduk Jatiluhur kini ditangguhkan hingga perizinan lengkap, setelah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melakukan inspeksi mendadak dan menemukan proses perizinan belum selesai.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa jaringan transmisi listrik hijau sepanjang 47.758 km yang akan dibangun dalam 10 tahun mendatang akan mendukung pertumbuhan data center dan kecerdasan buatan. Kapasitas data center yang sudah terbangun di Indonesia saat ini mencapai 800 MW, dengan proyek tambahan yang diproyeksikan mencapai 1,5 GW.

Anggota Dewan Energi Nasional Satya Widya Yudha menyatakan bahwa Indonesia memiliki potensi yang baik untuk menjadi pusat data center berkat sumber daya listrik hijau dan air yang andal. Beberapa negara seperti Amerika dan Singapura menarik diri dari pengembangan data center karena keterbatasan sumber daya, sehingga meningkatnya kebutuhan akan keandalan pasokan listrik dan air menjadi kunci keberhasilan industri ini di Indonesia.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait