ESDM Evaluasi 15 PLTU Emisi Tinggi Untuk Dipensiunkan Bertahap
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian ESDM mengevaluasi sekitar 15 PLTU dengan emisi tinggi untuk dipensiunkan secara bertahap. Wakil Menteri Yuliot Tanjung menyatakan proses pensiun tidak serentak, melainkan dilakukan bertahap dengan memastikan ketersediaan energi pengganti. Pemerintah sedang menghitung kemampuan energi terbarukan, termasuk program PLTS 100 GW, sebagai sumber pengganti. Lokasi PLTU yang dievaluasi tersebar di Pulau Jawa, Sumatra, dan beberapa kawasan industri, sehingga penyiapan energi pengganti perlu dipertimbangkan secara regional. Selain faktor kelistrikan, pemerintah juga memperhatikan dampak pada keberlangsungan industri yang bergantung pada pasokan listrik dari PLTU tersebut. Target pensiun PLTU direncanakan sesuai komitmen transisi energi periode 2030-2035, namun pelaksanaan tergantung pada percepatan pembangunan energi terbarukan dan ketersediaan pendanaan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 15.16
ESDM Evaluasi 15 PLTU dengan Tingkat Emisi Tinggi, Bakal Pensiun Bertahap
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 15.01
100 Tahun Panas Bumi Indonesia, Pemerintah Kejar Potensi 30 GW untuk Ketahanan Energi
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 13.36
Indonesia Gandeng Jerman Perkuat Riset untuk Transisi Energi
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 13.30
15 PLTU Beremisi Tinggi Masuk Radar Pemensiunan Dini 2030-2035
Berita terkait
Dukung Transisi Energi, Indonesia-Jerman Siap Gelontorkan Rp47,5 T
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 18.47
15 PLTU Disuntik Mati Bertahap, Industri Dijamin Tak Mati Lampu
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 13.00
Limbah Sawit Disulap Jadi Biometana, Energi Bersih buat Industri
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 12.34
Pertamina NRE Kembangkan Bio-Metanol dari Limbah Sawit
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 11.00