ESDM Evaluasi 15 PLTU Emisi Tinggi Untuk Dipensiunkan Bertahap
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian ESDM mengevaluasi sekitar 15 PLTU dengan emisi tinggi untuk dipensiunkan secara bertahap. Wakil Menteri Yuliot Tanjung menyatakan proses pensiun tidak serentak, melainkan dilakukan bertahap dengan memastikan ketersediaan energi pengganti. Pemerintah sedang menghitung kemampuan energi terbarukan, termasuk program PLTS 100 GW, sebagai sumber pengganti. Lokasi PLTU yang dievaluasi tersebar di Pulau Jawa, Sumatra, dan beberapa kawasan industri, sehingga penyiapan energi pengganti perlu dipertimbangkan secara regional. Selain faktor kelistrikan, pemerintah juga memperhatikan dampak pada keberlangsungan industri yang bergantung pada pasokan listrik dari PLTU tersebut. Target pensiun PLTU direncanakan sesuai komitmen transisi energi periode 2030-2035, namun pelaksanaan tergantung pada percepatan pembangunan energi terbarukan dan ketersediaan pendanaan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 12.39
Transisi Energi yang Tetap Menjaga Daya Saing Industri
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 12.34
Video:Bos PGE dan Strategi Manfaatkan Potensi 40% Panas Bumi Dunia di RI
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 11.36
Transisi Energi yang Tetap Menjaga Daya Saing Industri
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 19.12
88% Potensi Panas Bumi RI Belum Dimanfaatkan, Industri Dorong Percepatan
Berita terkait
Bahlil Diangkat Jadi Menko, Geo Dipa Punya Harapan Baru Percepat Transisi Energi
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 15.00
Geo Dipa Ungkap Potensi Sumur Panas Bumi Hasilkan 30 MW
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 13.25
RI Butuh Investasi Rp17.982 T Bangun Energi Terbarukan hingga 2060
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 07.52
Kuliah Umum di Sesko AU, Wamendagri Bima Arya Soroti Ketahanan Energi
kumparan · 30 September 2026 pukul 13.26