Jakarta · Minggu, 4 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

G20 Tolak Pangan Jadi Senjata buat Mengancam

Menteri Perdagangan Indonesia, Budi Santoso (Busan), menyatakan pada Pertemuan Menteri Perdagangan G20 di Milwaukee, AS, bahwa negara anggota menolak penggunaan komoditas pangan sebagai alat tekanan geopolitik. Pangan dianggap terkait kelangsungan hidup sehingga penekanan melalui pangan tidak dapat dibenarkan. Selain itu, G20 sepakat menangani isu kelebihan kapasitas, kerja paksa, dan tarif MFN WTO dengan kolaborasi bersama. Busan menekankan penilaian excess capacity harus berbasis bukti spesifik per sektor, bukan label politik. Indonesia menerapkan tiga pendekatan: diagnosis komprehensif, perlindungan tanpa ketegangan, dan transformasi melalui kerja sama. Prinsip MFN perlu dipertahankan untuk menjaga kepastian perdagangan internasional. Terkait kerja paksa, Indonesia menegaskan komitmen penghapusan kerja paksa sebagai perlindungan hak pekerja, bukan instrumen politik.

Peristiwa ini diliput 5 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait