Gandeng Lembaga Jepang, Pemerintah Punya Gebrakan Baru soal Program MBG
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Gizi Nasional (BGN) bekerja sama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) meluncurkan program MBG-JICA Pilot. Inisiatif ini mengadopsi pendekatan 'shokuiku' dari Jepang, yang mengintegrasikan pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan pendidikan pangan dan gizi agar siswa tidak sekadar mengonsumsi makanan, tetapi juga belajar tentang kandungan gizi dan proses penyediaannya.
Program percontohan ini terdiri dari dua komponen utama: Shokkan Trial di tingkat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk optimasi layanan makanan, dan kegiatan Shokuiku di sekolah untuk pengalaman praktis siswa. Fokus kajian meliputi pengurangan sampah makanan, efisiensi pengiriman, serta peningkatan keterlibatan siswa dalam memahami ekosistem pangan guna meningkatkan kualitas layanan MBG sesuai konteks Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 29 September 2026 pukul 08.15
Mengenal Metode Shokuiku ala Jepang yang Akan Diterapkan Dalam Program MBG
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 18.30
BGN Boyong Jurus Rahasia Jepang untuk Sajikan MBG di Sekolah
Detik.com · 27 September 2026 pukul 18.30
RI Belajar Program Makan Bergizi ke Jepang
Berita terkait
Jika Ingin Tiru Sistem 100 Tahun Jepang, Ini Bagian Krusial MBG RI yang Mesti Dirombak
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 09.50
BGN Bikin Aplikasi Rating MBG, Kepsek dan Guru Bisa Menilai SPPG
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 15.46
BGN Siapkan Aplikasi Rating MBG, Sekolah Bisa Beri Nilai SPPG 1-5
kumparan · 25 September 2026 pukul 13.35
BGN Bersuara soal Viral Guru Ngaku Diminta Cium MBG Bak Anjing Pelacak
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 14.28