Guru Besar Unair: Posisi Gibran Secara Hukum Masih Kuat, tapi...
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar persidangan terkait gugatan terhadap syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden 2024. Guru Besar Unair Henri Subiakto menilai posisi Gibran secara hukum masih kuat setelah dilegitimasi KPU, MK, dan MPR, namun persidangan membongkar fakta-fakta yang menurutnya meruntuhkan legitimasi moral dan etika. Henri menyoroti bahwa aturan khusus untuk memenuhi syarat Gibran dibuat KPU hanya untuk Pilpres 2024 dan tidak ada sebelumnya, serta keengganan verifikasi oleh KPU dan Bawaslu terbongkar ke publik. MK belum memutuskan status hukum Gibran, namun dialog dalam sidang menurut Henri telah memengaruhi aspek moral dan etika jabatan Wakil Presiden.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 26 September 2026 pukul 17.16
Gugatan Ijazah Gibran di MK, Projo: Tak Satu pun Argumen Pemohon Jawab Masalah Hukum Acara
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 23.53
Kapan Putusan Sela PHPU Syarat Pendidikan Gibran Dibacakan? Denny Indrayana: Kami Masih Menunggu
JawaPos · 26 September 2026 pukul 09.00
Ijazah Gibran Digugat ke MK, Hanura Minta Pengawasan Penyelenggara Pemilu Diperkuat
Berita terkait
Diungkap Loyalis Jokowi, Rezim Prabowo Akan Berguncang Hebat Jika Gibran Lengser
Warta Ekonomi · 26 September 2026 pukul 12.50
Bahaya Laten Buat Presiden! Loyalis Jokowi Peringatkan Prabowo Ikut Terseret Jika Gibran Didiskualifikasi!
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 14.43
Pencalonan Gibran Digugat Denny Indrayana, Pengamat: Jika Salah, Mundur Seperti di Negara Maju
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 11.20
Ketua DPP PSI Soroti Gugatan Gibran, Sebut Bisa Jadi Modal Politik 2029
Warta Ekonomi · 27 September 2026 pukul 22.49