Guru PPPK Harus Bersyukur ke Prabowo, Netizen Sebut Presiden NPD
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pernyataan Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong yang menyebut guru PPPK harus berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas rencana pengalihan status menjadi pegawai pemerintah pusat menuai kritik di kalangan netizen. Pegiat media sosial Ardianto Satriawan menyatakan kebingungannya dengan pernyataan tersebut, sementara seorang netizen menyindir bahwa Presiden Prabowo diduga memiliki Gangguan Kepribadian Narsisistik (NPD).
Bahtra menjelaskan bahwa rencana pengalihan status guru PPPK ini dilakukan agbiaya gaji dapat ditanggung oleh APBN. Ia juga menyampaikan bahwa guru PPPK akan diberikan kesempatan untuk mengikuti seleksi menjadi PNS pada awal 2027. Menurutnya, langkah ini menjawab isu sebelumnya yang menyeakan guru PPPK akan 'dirumahkan'.
Pemerintah sebelumnya telah menegaskan bahwa tidak ada pengangkatan otomatis bagi guru PPPK menjadi PNS. Mereka hanya akan diberikan kesempatan adil untuk mengikuti proses seleksi sesuai aturan yang berlaku.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 12.52
Pimpinan Komisi X Minta Guru Tak Resah: PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu 2027
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 05.53
Ketika DPR dan Pemerintah Tentukan Nasib Guru PPPK, Ada Peluang jadi PNS
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 19.29
Pemerintah Umumkan Status PPPK Penuh Waktu 2027 dan Bisa Ikut CPNS
Berita terkait
Tiyo Eks Ketua BEM UGM: Mereka Bermain Api, Belum Sadar itu Akan Membakar Diri Mereka Sendiri, Segera, Tak Lama Lagi
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 13.07
Guru PPPK Paruh Waktu Bakal Naik Status, Penuh Waktu Dapat Kesempatan Jadi PNS
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 08.09
Kata-Kata Basuki Respons Pidato Prabowo Tak Sebut IKN, Ungkap Ini
CNBC Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 16.10
Prabowo Jelaskan Pengelolaan Keuangan Negara
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.34