Hakim MK Pusing soal Dokumen Pendidikan Gibran: Mungkin Harus Istikharah Dulu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Hakim Konstitusi Arsul Sani menyoroti perbedaan redaksi dokumen penyetaraan pendidikan Gibran Rakabuming Raka dalam sidang sengketa di Mahkamah Konstitusi. Arsul mempertanyakan dokumen dari Kemendikdasmen yang menyatakan 'pengetahuan' Gibran setara tamat sekolah menengah kejuruan, yang dinilai abstrak dan berbeda dengan definisi surat keterangan penyetaraan dalam Permendikbud Nomor 29/2014.
Persoalan ini muncul karena adanya perbedaan antara dokumen Kemenristekdikti yang menilai kesetaraan ijazah dengan dokumen Kemendikdasmen yang menilai kesetaraan pengetahuan. Perkara ini diajukan oleh Denny Indrayana dan 11 pemohon lainnya yang meminta MK mendiskualifikasi Gibran karena dianggap tidak memenuhi syarat pendidikan saat pencalonan wakil presiden Pilpres 2024.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 15.24
Kemendikdasmen: Gibran Ajukan Penyetaraan Lewat Online pada Tahun 2019
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 19.35
MK Tolak Permintaan Denny Indrayana Cs Hadirkan Gibran di Persidangan
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 19.23
Ditanya jazah Gibran Digugat di MK, Anwar Usman: Saya Enggak Mau Intervensi
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 17.57
Hakim Tanya Nilai Gibran ke Kemendikdasmen: Ada yang Tinggi, Ada Fail Juga Kan?
Berita terkait
Tiga Lawan Gibran di Sengketa Pilpres Sama-sama Punya Rekam Jejak Kekalahan
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 10.25
Denny Indrayana ke MK, Ahli Hukum: Gugatan Gibran Dinyatakan Tak Berwenang Mengadili
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 12.20
Pakar Siap Gugat Sengketa Pilpres terkait Status Gibran, Ini 8 Tuntutannya
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 10.05
Wapres Gibran Terancam, Sengketa Ijazah Segera Dibawa ke MK
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 08.20