Harga Cabai Rawit-Perhiasan Emas Turun Bikin RI Deflasi 0,14%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan deflasi 0,14% secara bulanan pada Juli 2026. Penyumbang utama adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau, didorong turunnya harga bawang merah, cabai merah, cabai rawit, telur ayam ras, tomat, dan jeruk. Deputi BPS Ateng Hartono menjelaskan penurunan terjadi karena komoditas memasuki musim panen sehingga pasokan melimpah, sementara permintaan masih stabil. Andil deflasi terbesar dari bawang merah 0,11%, cabai merah dan cabai rawit masing-masing 0,06%, telur ayam ras dan tomat 0,03%, serta jeruk 0,02%. Peningkatan produksi hortikultura terjadi di sentra produksi Pulau Jawa, seperti Kabupaten Malang (Jawa Timur), Brebes dan Kendal (Jawa Tengah).
Deflasi juga terjadi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya, terutama karena harga emas perhiasan turun 3,58% dengan andil deflasi 0,08%. Ateng menambahkan harga emas tren menurun dalam tiga bulan terakhir, meski masih lebih tinggi dibanding tahun lalu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 12.17
Deflasi Juli 2026: Pangan Murah, tapi Biaya Sekolah Naik
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 11.48
BPS: Indonesia Alami Deflasi 0,14% di Juli 2026
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 11.40
BPS: Indonesia Alami Deflasi 0,14% Juli 2026
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 16.40
Harga Bawang Merah hingga Cabai Anjlok, Jatim Deflasi 0,26 Persen pada Juli 2026
Berita terkait
BPS Sebut Harga Beras dan Minyak Goreng Masih Mahal di Awal Agustus
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 08.17
BPS Bongkar Penyebab Harga Daging Ayam Tembus Rp100 Ribu di 188 Daerah
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 14.58
BPS: Penurunan IPH terjadi di 21 provinsi pada awal Agustus 2026
ANTARA News · 10 Agustus 2026 pukul 10.30
Inflasi di Jakarta Melonjak, Gegara Dua Komoditas Ini
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 08.30