Harga Minyak Dunia Bergerak Bervariasi, Ketegangan Iran-AS Bayangi Pasar Minyak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak mentah dunia bergerak variatif pada perdagangan Selasa (18/8) seiring ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat (AS). Kontrak minyak Brent turun 0,10 persen ke level 90,94 dolar per barel, sementara minyak WTI AS naik 0,25 persen ke level 83,99 dolar per barel. Ketegangan memuncak setelah Presiden AS Donald Trump mendesak Iran untuk menyerah dan menolak memperpanjang nota kesepahaman damai. Iran menyatakan akan meningkatkan ketegangan di Selat Hormuz jika kesepakatan tidak terealisasi, sekaligus mengancam pengamanan jalur minyak kritis tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 21.30
Pengaruh Iran di Selat Hormuz Melemah, Sampai Kapan Teheran Bertahan?
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 20.28
Iran Ancam Serang Fasilitas Militer AS di Eropa
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 15.25
Iran Geram Trump Klaim Selat Hormuz Wilayah Baru AS: Delusional!
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 07.10
Trump Ngamuk Lagi ke Iran: Klaim Hormuz Milik AS-Tutup Pintu Damai
Berita terkait
AS Tingkatkan Aktivitas Militer di Dekat Iran, Kerahkan Pesawat Mata-mata hingga 12 Jet Tempur F-16
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 06.22
Balas Serangan AS, Iran Serang 10 Kapal di Dekat Selat Hormuz
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 07.04
Belum Berani Masuk Daratan Iran, AS Alihkan Medan Pertempuran ke Laut
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 21.15
AS Klaim Kawal 40 Kapal Angkut 18 Juta Barel Minyak Lewati Selat Hormuz
Detik.com · 3 September 2026 pukul 15.57