Harga Minyak Dunia Bergerak Bervariasi, Ketegangan Iran-AS Bayangi Pasar Minyak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak mentah dunia bergerak variatif pada perdagangan Selasa (18/8) seiring ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat (AS). Kontrak minyak Brent turun 0,10 persen ke level 90,94 dolar per barel, sementara minyak WTI AS naik 0,25 persen ke level 83,99 dolar per barel. Ketegangan memuncak setelah Presiden AS Donald Trump mendesak Iran untuk menyerah dan menolak memperpanjang nota kesepahaman damai. Iran menyatakan akan meningkatkan ketegangan di Selat Hormuz jika kesepakatan tidak terealisasi, sekaligus mengancam pengamanan jalur minyak kritis tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 15.42
Rencana Rahasia Iran untuk Tingkatkan Eskalasi Perang dengan AS
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 14.32
Gagal Capai Kesepakatan Nuklir 60 Hari, Gencatan Senjata AS-Iran Mendek
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 08.28
Harga Minyak Mentah Naik 2,65 Persen, Pasar Khawatir Trump Serang Oman
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 08.20
Mengapa Iran Tidak Ingin Berada Situasi Tidak Perang dan Perdamaian Semu?
Berita terkait
Harga Minyak Dunia Naik ke US$87,16 usai AS Ancam Blokade Iran
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 10.05
Trump Siapkan 'Mesin Pembunuh Baru' Iran, Selat Hormuz Makin Ngeri
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 09.55
Negosiasi Selat Hormuz Ulet, Harga Minyak Dunia Kembali Mendidih Lebih 1%
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 07.47
Tantangan Baru Iran untuk AS, Trump "Mimpi" Caplok Selat Hormuz
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 06.25