Blokade Houthi Guncang Pasokan Energi Global, Harga Minyak Lampaui USD100 per Barel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak mentah global melonjak lebih dari USD100 per barel akibat ketegangan di Timur Tengah yang mengganggu jalur pasokan energi. Serangan drone dari Irak menutup sementara pipa East-West Arab Saudi yang menghubungkan wilayah timur ke pelabuhan Yanbu di Laut Merah. Pihak Houthi yang didukung Iran juga menguasai Pulau Perim dan pelabuhan Mocha di Yaman, meningkatkan risiko pada jalur perdagangan di Selat Bab al-Mandab yang menjadi rute penting 12 persen arus perdagangan dunia. Ekonom Javed Hassan menekankan dampak serangan tidak hanya pada jumlah pasokan minyak yang tidak masuk pasar, tetapi juga mengurangi fleksibilitas operasional dalam menghadapi gangguan di Selat Hormuz.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 16.31
Harga Minyak Indonesia di Agustus Naik ke US$ 89,43 per Barel
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 09.40
Harga Minyak Dunia Anteng di Atas US$100 Hari Ini, Rekor dalam 4 Bulan
Liputan6.com · 13 September 2026 pukul 09.00
IMF Ungkap Bahaya Baru Harga Minyak: Kapal Lewat Selat Hormuz Tinggal 10%
CNBC Indonesia · 13 September 2026 pukul 06.00
Mimpi Buruk Arab Saudi, Putra Mahkota Sampai Mohon-Mohon ke Trump
Berita terkait
Harga Minyak Dunia Tembus USD 100/Barel, Pasokan Timur Tengah Masih Terganggu
kumparan · 10 September 2026 pukul 08.15
Harga Minyak Melonjak Kamis Pagi: Brent Tembus USD 101, WTI Naik ke 97
JawaPos · 10 September 2026 pukul 07.47
12 Negara Batasi Dagang dengan Israel, Harga Minyak Memanas Nyaris USD 100/Barel
kumparan · 9 September 2026 pukul 15.34
Harga Minyak Naik Tajam setelah Fasilitas Saudi Aramco Diserang Houthi
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 18.00