2 Kapal Tanker Coba Melintas Tapi Gagal, Iran: Selat Hormuz Wilayah Kami!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Garda Revolusi Iran melaporkan bahwa dua kapal tanker minyak yang didukung oleh Amerika Serikat mencoba melintasi Selat Hormuz tetapi gagal setelah satu kapal terbakar. Insiden ini terjadi pada 30 Juli 2026, saat Iran mengklaim Selat Hormuz sebagai wilayah mereka dan mewajibkan kapal untuk mengikuti rute yang ditentukan setelah mendapatkan izin dan membayar biaya.
Ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah serangan militer AS terhadap Iran pada hari yang sama, yang merupakan respons terhadap peluncuran rudal Iran ke pasukan AS di Yordania. Serangan AS menargetkan puluhan lokasi militer Iran, termasuk pusat komando dan fasilitas rudal, berlangsung selama dua jam. Dalam serangan tersebut, tiga anggota keluarga tewas di pulau Qeshm, termasuk seorang anak berusia dua tahun, dan dua anak lainnya terluka.
Peristiwa ini memperdalam konflik antara AS dan Iran, dengan Iran menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak akan dibuka kembali selama campur tangan AS berlanjut. Konflik ini bermula sejak perang di Timur Tengah pecah pada 28 Februari lalu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 1 Agustus 2026 pukul 11.00
Harga Minyak Dunia Melesat Usai Iran Serang Kapal Tanker
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 14.48
Iran Gempur Habis-habisan Pangkalan AS di Kuwait dalam Gelombang Serangan Balasan ke-27
JPNN.com · 29 Juli 2026 pukul 18.41
Tak Berdaya Lawan Manuver Trump, Iran Malah Ancam Negara Pro-Amerika
SINDOnews · 29 Juli 2026 pukul 12.34
Iran Peringatkan Negara-Negara yang Gunakan Aset Teheran: Kapal-kapal Anda Tak akan Lewati Selat Hormuz
Berita terkait
Iran Janjikan Rp500 Juta bagi Warga yang Tangkap Tentara AS
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.47
Ancaman Serangan Mengintai Kapal, Lalu Lintas di Selat Hormuz Hanya Belasan Persen
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 13.01
AS Siapkan Sanksi Ekonomi untuk Iran Pekan Depan, Lebih Keras dari Sebelumnya
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 13.22
Militer Iran Tolak Klaim AS soal Kapal-kapal Bisa Melintasi Selat Hormuz secara Normal
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 22.31