Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Harga Minyak Turun di Bawah US$90, Ini Penyebabnya

Harga minyak dunia turun di bawah US$90 per barel pada perdagangan Kamis, 30 Juli 2026, setelah sebelumnya melonjak tajam. Harga Brent turun 1,26% menjadi US$89,60 per barel, sementara WTI terkoreksi 0,97% menjadi US$83,64 per barel. Penurunan ini terjadi setelah reli besar pada Rabu, di mana Brent naik hampir 8% dan WTI lebih dari 6% karena meningkatnya konflik AS-Iran.

Meski turun, harga minyak masih lebih tinggi dibanding awal pekan. Dibanding posisi 20 Juli, Brent naik sekitar 0,43% dan WTI menguat 0,49%. Jika dibandingkan 28 Juli, kenaikannya mencapai 6,6% untuk Brent dan 5,5% untuk WTI. Pergerakan harga dipengaruhi oleh perkembangan di jalur distribusi minyak, seperti peningkatan jumlah kapal yang melintasi Selat Bab el-Mandeb menuju Laut Merah, yang mengurangi premi risiko.

Namun, risiko geopolitik masih berlanjut. Iran menolak pengelolaan bersama Selat Hormuz, sementara serangan udara gabungan AS dan Arab Saudi menghantam kelompok pro-Iran di Irak. Arab Saudi juga sedang membangun koalisi untuk melindungi jalur pelayaran di Laut Merah dari ancaman Houthi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait