Harga Minyak Turun Lagi, Pasar Cerna Rencana Koalisi Laut Saudi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak dunia kembali melemah pada perdagangan Jumat (31/7/2026) menyusul usulan Arab Saudi membentuk koalisi pertahanan maritim multinasional. Harga Brent turun 1,16% ke US$88 per barel, sementara WTI melemah 2,09% ke US$81,84 per barel, memperpanjang koreksi dari hari sebelumnya.
Pelemahan dipicu optimisme pasar terhadap usulan koalisi yang didukung 14 negara untuk mengamankan Selat Bab el-Mandeb, Laut Merah, dan Teluk Aden dari ancaman blokade Houthi. Di samping itu, perundingan pengelolaan Selat Hormuz antara Iran dan Oman juga memberikan sentimen positif karena selat tersebut mengalirkan sekitar seperlima perdagangan minyak dan gas alam cair global.
Namun premi risiko geopolitik masih tetap ada. Amerika Serikat menyerang puluhan target IRGC Iran sebagai balasan serangan rudal balistik, sementara berbagai gangguan pasokan terjadi di beberapa kawasan. Serangan drone memicu kebakaran di Pelabuhan Damietta Mesir, kilang Perm milik Lukoil di Rusia, serta terminal Caspian Pipeline Consortium di Laut Hitam. Meski demikian, harga minyak masih bertahan jauh di atas level awal pekan dengan Brent naik sekitar 9,9% dan WTI menguat sekitar 8,2% dibanding penutupan 21 Juli.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 29 Juli 2026 pukul 21.32
AS-Iran Damai, Harga Minyak Dunia Anjlok Lagi ke Level Terendah: Brent Dijual USD84/Barel
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 15.45
Harga Minyak Melonjak Setelah AS-Iran Saling Serang
SINDOnews · 2 Agustus 2026 pukul 08.01
Tak Hanya Harga Minyak, Super El Nino Bisa Jadi Malapetaka Baru
SINDOnews · 1 Agustus 2026 pukul 14.55
Selat Hormuz Makin Horor, Harga Minyak Dunia Cetak Rekor Terparah Sepanjang Juli
Berita terkait
Harga Minyak Dunia Siap Meledak di Tengah Kebuntuan Negosiasi Damai AS-Iran, Selat Hormuz Mencekam
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 09.04
Harga Minyak Dunia Tembus USD88,52 per Barel, Melonjak 6% dalam Sepekan
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 21.00
Rupiah Hari Ini Dibuka Melemah, Sentimen Selat Hormuz Membayangi
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 11.45
Harga Minyak Bangkit, Ancaman Hormuz Belum Hilang
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 09.15