Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Harga Minyak Turun Lagi, Pasar Cerna Rencana Koalisi Laut Saudi

Harga minyak dunia kembali melemah pada perdagangan Jumat (31/7/2026) menyusul usulan Arab Saudi membentuk koalisi pertahanan maritim multinasional. Harga Brent turun 1,16% ke US$88 per barel, sementara WTI melemah 2,09% ke US$81,84 per barel, memperpanjang koreksi dari hari sebelumnya.

Pelemahan dipicu optimisme pasar terhadap usulan koalisi yang didukung 14 negara untuk mengamankan Selat Bab el-Mandeb, Laut Merah, dan Teluk Aden dari ancaman blokade Houthi. Di samping itu, perundingan pengelolaan Selat Hormuz antara Iran dan Oman juga memberikan sentimen positif karena selat tersebut mengalirkan sekitar seperlima perdagangan minyak dan gas alam cair global.

Namun premi risiko geopolitik masih tetap ada. Amerika Serikat menyerang puluhan target IRGC Iran sebagai balasan serangan rudal balistik, sementara berbagai gangguan pasokan terjadi di beberapa kawasan. Serangan drone memicu kebakaran di Pelabuhan Damietta Mesir, kilang Perm milik Lukoil di Rusia, serta terminal Caspian Pipeline Consortium di Laut Hitam. Meski demikian, harga minyak masih bertahan jauh di atas level awal pekan dengan Brent naik sekitar 9,9% dan WTI menguat sekitar 8,2% dibanding penutupan 21 Juli.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait