Trump Umumkan Operasi Ekonomi Sasar Iran, Ancam Sanksi ke Negara Pendukung
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump mengumumkan operasi ekonomi terbaru yang menargetkan Iran dengan menjatuhkan sanksi keras kepada negara yang membantu Iran. Trump menyebut kebijakan ini sebagai perang ekonomi paling menghancurkan yang pernah dilakukan AS, dengan isolasi ekonomi pada skala baru. Setiap negara yang membiarkan entitas keuangan, bisnis, atau pemerintah memberikan bantuan kepada Iran akan menghadapi konsekuensi ekonomi berat. Ancaman sanksi tidak dirinci hukuman spesifiknya. Perumahan ini muncul setelah gagalnya kesepakatan pembukaan kembali Selat Hormuz, yang dulu digunakan Iran untuk blokade efektif pelayaran. Trump menegaskan perundingan dibatalkan dan menyiratkan Selat Hormuz bisa menjadi 'Wilayah Baru AS'.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 06.40
AS Iran Panas Lagi! Trump Terapkan Sanksi Terkeras Sejarah ke Teheran
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 16.47
Trump Umumkan Operasi Ekonomi Besar-besaran untuk Isolasi Iran
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 16.38
Trump Sebut Selat Hormuz Wilayah AS, Rusia: Selera Humor yang Sangat Istimewa
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 13.32
Trump Buat Gebrakan Baru, Siapkan "Perang Ekonomi" Terbesar di Dunia
Berita terkait
Trump Ingin Nego Lagi tapi Iran Tak Sudi
Detik.com · 28 September 2026 pukul 20.33
Tolak Tawaran Gencatan Senjata Iran, Trump Pilih Lanjut Negosiasi
Detik.com · 28 September 2026 pukul 15.36
Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Trump Tolak Tawaran Damai Iran
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 14.46
Harga Minyak Menguat Setelah Trump Tolak Proposal Damai Iran
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 08.32