Trump Umumkan Operasi Ekonomi Sasar Iran, Ancam Sanksi ke Negara Pendukung
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump mengumumkan operasi ekonomi terbaru yang menargetkan Iran dengan menjatuhkan sanksi keras kepada negara yang membantu Iran. Trump menyebut kebijakan ini sebagai perang ekonomi paling menghancurkan yang pernah dilakukan AS, dengan isolasi ekonomi pada skala baru. Setiap negara yang membiarkan entitas keuangan, bisnis, atau pemerintah memberikan bantuan kepada Iran akan menghadapi konsekuensi ekonomi berat. Ancaman sanksi tidak dirinci hukuman spesifiknya. Perumahan ini muncul setelah gagalnya kesepakatan pembukaan kembali Selat Hormuz, yang dulu digunakan Iran untuk blokade efektif pelayaran. Trump menegaskan perundingan dibatalkan dan menyiratkan Selat Hormuz bisa menjadi 'Wilayah Baru AS'.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 08.30
Trump Nyatakan Selat Hormuz Wilayah AS, Iran Balas Klaim California
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 07.10
Trump Ngamuk Lagi ke Iran: Klaim Hormuz Milik AS-Tutup Pintu Damai
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 22.12
Trump Unggah Peta Selat Hormuz Wilayah Baru AS, Ini Reaksi Iran
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 08.57
Trump Ancam Bom Oman Jika Ganggu Kesepakatan Selat Hormuz: Akan Kami Hancurkan
Berita terkait
Iran Geram Trump Klaim Selat Hormuz Wilayah Baru AS: Delusional!
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 15.25
Desakan Trump Agar Iran Kibarkan Bendera Putih Buntut Negosiasi Buntu
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 06.00
Trump Ancam Serang Oman Jika Halangi Kesepakatan Hormuz
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 15.20
Harga Minyak Mentah Naik 2,65 Persen, Pasar Khawatir Trump Serang Oman
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 08.28