Harga Minyak Merosot Hampir 5%, Ini Penyebabnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5520901/original/031279000_1772664806-4.jpg)
Harga minyak dunia merosot hampir 5% pada perdagangan Selasa, 28 Juli 2026. Brent turun 4,8% ke US$84,09 per barel, sedangkan WTI turun 4% ke US$79,26 per barel. Penurunan terjadi setelah Iran melakukan pembicaraan dengan Arab Saudi dan Oman mengenai keamanan Selat Hormuz, meredakan kekhawatiran eskalasi konflik AS-Iran. Jeda serangan sementara muncul, meskipun Iran membantah adanya gencatan senjata. Commonwealth Bank of Australia menyatakan penurunan harga mencerminkan meredanya ketegangan. Namun, Goldman Sachs memperingatkan risiko pasokan energi global masih tinggi, terutama jika Selat Hormuz tidak sepenuhnya terbuka. Analis Goldman memperkirakan Brent bisa melandai ke US$80 per barel pada akhir tahun jika jalur pelayaran tersebut normal kembali. Sementara itu, pada malam harinya, Komando Pusat AS (Centcom) melaporkan Iran meluncurkan rudal balistik yang berhasil dicegat. Peristiwa ini mendorong harga WTI naik 4,4% menjadi US$82,73 per barel.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 10.15
Stok AS Menyusut dan OPEC+ Siap Tahan Produksi, Harga Minyak Naik 4%
SINDOnews · 29 Juli 2026 pukul 07.48
Iran Ingin Kuasai Semua Jalur Pelayaran di Selat Hormuz, Tanpa Kendali Oman
CNN Indonesia · 28 Juli 2026 pukul 10.32
Harga Minyak Dunia Turun Lagi ke US$87 usai AS Tunda Serang Iran
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 16.58
Rupiah Sulit Keluar dari Posisi Rp18 Ribu-an, Analis Ungkap Sentimen Penyebabnya
Berita terkait
Harga Minyak Dunia Naik ke US$87,16 usai AS Ancam Blokade Iran
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 10.05
Iran Ungkap Nasib Blokade Selat Hormuz, Bongkar 'Kebohongan' AS Ini
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 07.15
Harga Minyak Hari Ini Melambung, Investor Menanti Kesepakatan Pembukaan Selat Hormuz
Liputan6.com · 8 Agustus 2026 pukul 08.57
Ejek Trump, Iran: Selat Hormuz Tak Bisa Direbut dengan Ciutan dan Pidato Kampanye
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 21.35