Iran Tak Akan Biarkan Setetes Pun Minyak Keluar dari Teluk Persia dan Selat Hormuz
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran mengancam untuk tidak membiarkan seliter minyak pun keluar dari Teluk Persia dan Selat Hormuz jika negara-negara mendukung strategi isolasi ekonomi AS. Ancaman ini disampaikan oleh Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, sebagai respons terhadap seruan Menteri Keuangan AS Scott Bessent yang mengajak sekutu global bergabung dalam operasi isolasi ekonomi yang disebut Presiden Donald Trump sebagai 'Economic D-Day'. Rezaei menegaskan bahwa negara yang memihak kepada Washington akan dikategorikan sebagai musuh aktif Tehran. Selain mengunci Selat Hormuz, Iran juga bersiap untuk menyerang rute-rute ekspor minyak alternatif yang digunakan negara-negara Teluk. Rezaei memperingatkan Trump bahwa tindakan konfrontatif tambahan dari AS akan ditanggapi dengan dampak 'seismic' atau sistemik yang besar. Selat Hormuz merupakan jalur kritis bagi sekitar 21% pasokan minyak dunia, sehingga ancaman ini berpotensi mengganggu pasokan energi global secara signifikan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 07.00
Iran Beri Izin Sejumlah Kapal Tanker Minyak Mentah Irak Melintasi Selat Hormuz
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 15.45
Trump Ancam Negara yang Bantu Iran, Seberapa Ampuh Sanksi AS?
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 18.45
Iran Hadapi Tekanan AS, Pezeshkian Klaim Rakyat Tetap Solid
ANTARA News · 23 Agustus 2026 pukul 09.08
Iran gandakan produksi senjata, alat pertahanan dalam setahun
Berita terkait
Harga Minyak Brent Tembus USD 92 per Barel, Dipicu Gejolak Pasokan dan Konflik Iran
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 12.30
Iran Ungkap Nasib Blokade Selat Hormuz, Bongkar 'Kebohongan' AS Ini
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 07.15
Harga Minyak Hari Ini Melambung, Investor Menanti Kesepakatan Pembukaan Selat Hormuz
Liputan6.com · 8 Agustus 2026 pukul 08.57
Harga Minyak Merosot Hampir 5%, Ini Penyebabnya
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 07.49