Rupiah Hari Ini Menguat ke 17.925, Harga Minyak Tertekan Jadi Angin Segar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4875743/original/064820600_1719401843-20240626-Rupiah_Melemah-ANG_6.jpg)
Nilai tukar rupiah menguat ke 17.925 per dolar AS pada Rabu (30/9/2026), naik 56 poin atau 0,31% dari 17.981. Penguatan didorong penurunan harga minyak dunia pasca kembalinya ekspor minyak Arab Saudi melalui jalur pipa Timur-Barat setelah perbaikan kerusakan. Harga minyak Brent turun 2,8% menjadi US$ 102,35/barel, WTI turun 3,8% menjadi US$ 89/barel. Di awal September, rupiah lemah karena kekhawatiran pengetatan kebijakan moneter Fed dan harga minyak tinggi. Pasar menantikan data ekonomi AS termasuk inflasi PCE, ISM PMI, dan Nonfarm Payrolls serta pernyataan Fed. Bank Indonesia disebut melakukan intervensi di pasar spot, NDF, dan DNDF.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 29 September 2026 pukul 16.08
Rupiah melemah dipengaruhi potensi pengetatan kebijakan moneter Fed
JPNN.com · 29 September 2026 pukul 12.31
Rupiah Tembus Rp 18.000, BI Buka Suara
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 12.12
Dolar Digdaya Jadi Rp18.000, Ekonom INDEF Mengendus Salah Satunya Dipicu oleh Pidato Seorang Presiden
ANTARA News · 29 September 2026 pukul 11.36
BI: Pelemahan rupiah dipengaruhi kekhawatiran tekanan inflasi global
Berita terkait
Rupiah Berpotensi Ambles Hari Ini, Sentimen The Fed dan El Nino jadi Pemicu
JawaPos · 21 September 2026 pukul 07.17
Rupiah Hari Ini Melemah ke 17.730 Jelang Keputusan The Fed
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 11.18
Rupiah Melemah Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.650
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 09.04
Rupiah Balik Melemah 0,31%, Dolar AS Parkir di Level Rp17.640
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 15.03