Imbal Hasil Obligasi AS Sentuh Level Tertinggi, Harga Minyak Melesat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4216934/original/094233100_1667793288-Wall-Street-3.jpg)
Imbal hasil obligasi AS melonjak ke level tertinggi dalam dua dekade pada Selasa (18/8/2026). Obligasi 30 tahun naik 1,1 poin ke 5,321%, sedangkan 10 tahun naik 0,4 basis poin ke 4,724%. Kenaikan ini terjadi seiring gejolak geopolitik setelah Presiden Trump menegaskan tidak akan memperpanjang gencatan senjata 60 hari dengan Iran.
Pasar saham merespons negatif: kontrak S&P 500 turun 0,2%, MSCI Asia Pasifik (tanpa Jepang) turun 0,3%, Nikkei 225 anjlok 1,6%, Kospi mendatar. Harga minyak Brent naik 0,4% ke US$91,20 per barel, hari ketiga berturut-turut. Imbal hasil obligasi Jepang 10 tahun juga sentuh 2,94%, tertinggi dalam tiga dekade.
Indeks dolar AS naik 0,1% ke 99,60. Emas turun 0,3% ke US$4.402,89. Bitcoin dan Ether masing-masing turun 0,3% ke US$64.159 dan US$1.899,34. Analis menilai aksi jual obligasi global berlanjut mencerminkan sikap hindari risiko investor.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 16.03
Ngeri! Trump Ancam Bom Oman, Yield Obligasi AS Tembus Rekor 19 Tahun
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 10.25
Harga Minyak Sentuh US$91, Perang AS - Iran Kembali Jadi Ancaman
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.30
Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus US$90 per Barel Pekan Depan
Berita terkait
Harga Minyak Merosot Setelah Ekspor Lewat Selat Hormuz Meningkat
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 07.53
Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Dunia Bertahan Dekat US$ 89 per Barel
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 07.45
IHSG Anjlok 1,53% Balik ke Level 6.267 Terseret Kinerja Saham Ini
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 16.35
Harga Minyak Indonesia Turun ke US$ 81,68 per Barel, Pasokan Dunia Membaik
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 11.21