Impor RI Naik Tajam Sentuh US$ 25,9 Miliar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS), kinerja impor Indonesia pada bulan Juni 2026 menunjukkan peningkatan cukup tajam. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengungkapkan dalam konferensi pers di Jakarta pada Senin (3/8/2026) bahwa total nilai impor mencapai hampir US$ 30 miliar, atau tepatnya US$ 25,9 miliar.
Angka ini mencerminkan kenaikan sebesar 34,27% secara tahunan dibandingkan dengan Juni 2025. Penyumbang utama kenaikan adalah impor migas yang meningkat drastis sebesar 105,15% menjadi US$ 4,56 miliar. Sementara itu, impor non migas naik 25,05% dengan nilai US$ 21,35 miliar.
Sepanjang semester pertama 2026, dari Januari hingga Juni, total impor Indonesia tercatat sebesar US$ 137,24 miliar, naik 18,69% dari periode yang sama pada tahun sebelumnya. Komponen impor migas kumulatif mencapai US$ 22 miliar (naik 38,71%), dan impor non migas senilai US$ 115,23 miliar (naik 15,5%).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 14.10
Neraca Perdagangan Indonesia Juni 2026 Defisit US$ 0,45 Miliar
ANTARA News · 3 Agustus 2026 pukul 13.16
Nilai ekspor perdagangan RI Januari-Juni capai 140,81 miliar dolar AS
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 12.55
Defisit Neraca Perdagangan Indonesia Berlanjut di Juni 2026, Angkanya Capai USD450 Juta
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 11.01
Neraca Perdagangan Internasional di Kalsel Surplus Rp 80 Triliun
Berita terkait
Mendag Optimistis Neraca Perdagangan Membaik
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 21.53
CEIC Sebut Sinyal Pelemahan Ekonomi Indonesia Menguat
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.21
Pemerintah nyatakan cadangan devisa aman senilai 145,3 miliar dolar AS
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 19.50
Ekonom Ungkap 'Harta Karun' Ekspor RI Selain Nikel-CPO-Batu Bara
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 18.10