Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Inflasi Tahunan Juli 2026 Sentuh 2,88%, Ini Pemicunya

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan Indonesia pada Juli 2026 mencapai 2,88% (year-on-year). Kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) menjadi 111,73 dari 108,60 pada Juli 2025. Tiga kelompok pengeluaran utama pendorong inflasi adalah makanan-minuman-tembakau (inflasi 2,97%, andil 0,87 poin persentase), transportasi (5,12%, andil 0,62), serta perawatan pribadi dan jasa lainnya (9,04%, andil 0,61). Pemicu utama: harga ikan segar, minyak goreng, beras, rokok, daging, cabai, bensin, tarif angkutan udara, dan emas perhiasan.

Sementara itu, BPS juga mencatat deflasi bulanan 0,14% pada Juli 2026. Deflasi dipicu penurunan harga pangan, terutama bawang merah, cabai, telur, tomat, dan buah-buahan. Kelompok makanan-minuman-tembakau deflasi 0,89% (andil -0,26 poin), dan perawatan pribadi deflasi 0,89% karena emas perhiasan turun 3,58%. Sebaliknya, transportasi dan pendidikan masih inflasi masing-masing 0,52% dan 0,55% akibat kenaikan bensin, sepeda motor, dan biaya sekolah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait