Jakarta · Rabu, 16 September 2026Cari
WargaKonoha

INKA Buka Suara usai BP BUMN Soroti Rugi Rp677 M hingga Utang Rp4,7 T

PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA membuka suara usai BP BUMN menyoroti kondisi keuangan perusahaan yang tidak baik-baik saja. INKA mencatat kerugian Rp677 miliar, ekuitas negatif, serta utang tidak berkelanjutan sebesar Rp4,7 triliun. General Manager Corporate Secretary INKA, Bambang Sutrisno, menyatakan arahan BP BUMN menjadi momentum untuk mempercepat transformasi dan pembenahan. Fokus utama meliputi perkuatan fundamental perusahaan, proses bisnis yang efektif, serta penyelesaian proyek yang tepat waktu dan berkualitas. Perbaikan dilakukan dengan mengintegrasikan perencanaan, pengelolaan kontrak, pelaksanaan proyek, produksi, hingga penyelesaian kepada pelanggan. INKA juga memperkuat sistem kualitas produksi untuk memastikan keselamatan dan keandalan sarana kereta. Transformasi ini difokuskan pada pengembangan kapabilitas industri perkeretaapian nasional, termasuk engineering, manufaktur, tenaga kerja, teknologi, dan ekosistem pendukung. Kapaiman BP BUMN Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menekankan pentingnya komitmen bersama dan tata kelola yang benar dalam proses pemulihan kinerja INKA.

Peristiwa ini diliput 4 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait