Iran Janjikan Rp500 Juta bagi Warga yang Tangkap Tentara AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Militer Iran secara resmi mengumumkan sayembara berhadiah bagi siapa pun yang berhasil membunuh atau menangkap tentara Amerika Serikat. Kepala Angkatan Darat Iran, Amir Hatami, menyatakan pihaknya menawarkan hadiah setara US$30.000 atau sekitar Rp535 juta untuk setiap personel militer AS yang dilumpuhkan. Menariknya, nilai hadiah tersebut akan dilipatgandakan jika aksi tersebut dilakukan oleh seorang perempuan. Pengumuman ini menandakan eskalasi ketegangan baru di tengah konflik antara Teheran dan Washington. Hatami menyebut rencana ini disusun setelah ada banyak permintaan dari masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya perlawanan terhadap kehadiran militer AS. Meskipun hingga saat ini belum ada laporan pengerahan pasukan darat AS secara resmi di dalam wilayah Iran, Iran menegaskan tuntutan agar AS segera meninggalkan Timur Tengah. Perang sempat mereda melalui gencatan senjata pada April, namun kerangka kerja negosiasi damai berakhir dengan kegagalan. Sejak itu, kedua negara terus terlibat dalam baku tembak sporadis, terutama di wilayah Iran selatan dan sekitar Selat Hormuz, sementara kontak diplomatik belum menunjukkan tanda-tanda terobosan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 16.22
Iran Siap Arahkan "Serangan" Baru ke Eropa, Ini Targetnya
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 14.00
Mohammad Bagher Ghalibaf Tegaskan Tekanan AS Tak Akan Paksa Iran Beri Konsesi Tambahan
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 13.01
Ganti Strategi, Amerika Pilih Mencekik Iran ketimbang Buang Waktu di Meja Perundingan
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 11.51
Teheran tuding AS "cekik" Iran untuk paksakan konsesi perang
Berita terkait
Iran Siapkan Strategi Baru Hadapi AS
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 10.14
Iran Siapkan Target Baru Jika Trump Serang Lagi, Aset Militer AS di Eropa Jadi Sasaran Berikutnya
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 15.45
Militer Iran Tolak Klaim AS soal Kapal-kapal Bisa Melintasi Selat Hormuz secara Normal
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 22.31
Iran Klaim Temukan Kelemahan Militer AS: 'Lebih Lemah dari yang Kami Bayangkan'
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 15.06