Iran Tegaskan Belum Putuskan Lanjut Berunding dengan AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa pemerintah Teheran belum memutuskan untuk melanjutkan proses perundingan dengan Amerika Serikat. Araghchi menjelaskan bahwa pertukaran pesan melalui negara mediator seperti Qatar dan Pakistan murni sekadar komunikasi rutin, bukan kelanjutan negosiasi resmi. Teheran juga menepis klaim perlunya perpanjangan gencatan senjata 60 hari berdasarkan Memorandum Islamabad yang disepakati Juni lalu.
Menurut Araghchi, Memorandum Islamabad bertujuan untuk mengakhiri perang secara menyeluruh, dengan rentang 60 hari sebagai batas waktu perundingan kesepakatan akhir, bukan durasi gencatan senjata. Namun, Amerika Serikat dinilai telah melanggar kesepakatan tersebut hingga pertempuran kembali berlanjut. Oleh karena itu, pihak Iran menegaskan tidak ada mekanisme gencatan senjata yang perlu diperpanjang saat ini.
Terkait Selat Hormuz, Iran sedang melakukan dialog teknis terpisah dengan Oman untuk merancang jalur pelayaran baru menggantikan rute lama. Araghchi menegaskan proses teknis ini melibatkan para pakar serta Angkatan Bersenjata Iran, terpisah dari urusan diplomatik dengan Washington. Keputusan pembukaan kembali jalur strategis tersebut sepenuhnya bergantung pada pemenuhan sejumlah syarat oleh pihak Amerika Serikat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 07.53
Gertak Balik AS, Iran Minta Trump Berhenti Berkhayal Kuasai Selat Hormuz
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 18.30
Iran Tegaskan Belum Mau Lanjut Negosiasi dengan AS, Gencatan Senjata 60 Hari Tak Ada
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.47
Iran Janjikan Rp500 Juta bagi Warga yang Tangkap Tentara AS
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 15.42
Rencana Rahasia Iran untuk Tingkatkan Eskalasi Perang dengan AS
Berita terkait
Masih Buka Pintu Dialog untuk Iran, Donald Trump: Saya Tak Ingin Membunuh Orang
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 14.51
Iran Punya Senjata Lebih Kuat dari Nuklir, AS Dibuat "Mati Kutu"
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 20.20
Tepis Klaim Donald Trump, Iran Tegaskan tak Berunding dengan AS Soal Selat Hormuz
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 17.55
Ejek Trump, Iran: Selat Hormuz Tak Bisa Direbut dengan Ciutan dan Pidato Kampanye
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 21.35