Kader PSI Bilang Kejengkelan Politik pada Gibran Disebabkan 1 Hal Saja...
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dedy Nur Palakka (PSI) menjelaskan kekecewaan politik terhadap Gibran Rakabuming Raka hanya disebabkan oleh satu hal: calon yang kalah dalam Pilpres 2024 tidak terima karena merasa ada banyak anak bangsa yang lebih pantas. Ia menegaskan pencalonan presiden dan wakil presiden di Indonesia adalah prerogatif partai politik sesuai UUD dan UU. Gibran menjadi elemen penting dalam strategi partai agar kesempatan menang mereka makin besar. Gugatan terkait syarat pendidikan Gibran ke MK ditafsirkan sebagai tekanan politik yang sah dalam demokrasi, namun Dedy menyatakan hukum kekuasaan akan membelakori tuduhan tersebut. Kuncinya, kata Dedy, adalah 48 Hukum Kekuasaan yang mendukung langkah politik Gibran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 14.28
Jokowi Beberkan Riwayat Lengkap Pendidikan Gibran
Detik.com · 24 September 2026 pukul 00.21
Militan 08 Sebut Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Bukan Wewenang MK
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 23.15
KPU: Gugatan Terkait Gibran di MK Masuk Kategori Pemakzulan
Detik.com · 23 September 2026 pukul 22.34
Hakim Saldi Isra Tegur Tim Denny Indrayana gegara Ketawa di Sidang MK
Berita terkait
PSI Bantah Gibran Warisi Tahta Jokowi: Semua Dipilih Rakyat!
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 08.40
PSI: Kalau Mau Gugat Sengketa Pilpres, Bukan ke Gibran, tapi Parpol Karena Mereka yang 'Bermain'
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 10.10
Kader PSI Bilang Kejengkelan Politik pada Gibran Disebabkan Satu Hal Saja...
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 09.50
PSI Soal Gugatan Denny Indrayana Cs: Mereka Cuma Ingin Cari Panggung di Atas Nama Gibran
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 11.50