Kadin: Peluang Investasi Transisi Energi Indonesia Rp 68.016,2 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474423/original/065994600_1768476612-Ketua_Umum_Kadin_Indonesia__Anindya_Novyan_Bakrie-15_Januari_2026-a.jpg)
Kadin Indonesia memproyeksikan peluang investasi transisi energi menuju net zero emission mencapai US$ 3,8 triliun atau sekitar Rp 68.016,2 triliun hingga tahun 2050. Transisi ini dipandang bukan sekadar agenda iklim, melainkan strategi untuk meningkatkan daya saing ekonomi, ketahanan energi, dan penguatan industri nasional di tengah ketidakpastian geopolitik global.
Indonesia memiliki modal kuat berupa kekayaan mineral kritis, potensi energi terbarukan, serta pasar domestik yang besar, terutama pada sektor kendaraan listrik, baterai, biofuel, dan panas bumi. Untuk mengoptimalkan potensi tersebut, Kadin menekankan tiga prioritas utama: peningkatan daya saing energi nasional, penguatan industrialisasi hijau agar tidak sekadar menjadi pemasok bahan mentah, serta penyediaan regulasi pasti untuk memperkecil kesenjangan pembiayaan proyek. Kolaborasi melalui konsep Indonesia Incorporated antara pemerintah, swasta, dan mitra internasional menjadi kunci utama keberhasilan strategi ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 5 Oktober 2026 pukul 21.34
RI berpeluang kuat tarik investasi energi bersih 2,3 triliun dolar AS
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 07.55
RI Butuh investasi Rp 2.258 T Agar Ekonomi Tumbuh 6% di 2027
Detik.com · 4 Oktober 2026 pukul 21.30
Pemerintah Kejar Investasi Rp 2.258 T buat Dorong Ekonomi 6%
Berita terkait
RI Butuh Investasi Rp17.982 T Bangun Energi Terbarukan hingga 2060
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 07.52
Airlangga: Ekonomi Hijau Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2-3%
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 18.15
Soroti Rekam Jejak Bahlil, Akademisi Optimistis Hilirisasi Energi Makin Cepat
JPNN.com · 4 Oktober 2026 pukul 06.30
Pemerintah RI Tawarkan 76 Proyek KPBU Rp1,13 Triliun, Ini Daftarnya
CNBC Indonesia · 4 Oktober 2026 pukul 06.30