Jakarta · Senin, 5 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

RI Butuh investasi Rp 2.258 T Agar Ekonomi Tumbuh 6% di 2027

Pemerintah Indonesia mengungkapkan kebutuhan investasi nasional sebesar Rp 2.218 triliun hingga Rp 2.258 triliun pada 2027 untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 6%. Untuk mewujudkan hal ini, investasi nasional perlu tumbuh 8%-9% pada 2026. Transformasi ekonomi hijau, ekonomi biru, dan ketahanan pangan, energi, dan air menjadi penggerak utama. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menekankan pentingnya sinergi antara energi bersih dan infrastruktur digital sebagai "twin engine" pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Dukungan transisi energi mencakup proyek jaringan transmisi 47.758 kilometer-sirkuit dan target kapasitas pembangkit listrik terbarukan 100 GW peak pada 2030. Program Listrik Desa sudah menjangkau 1.505 lokasi pada 2025 dan ditargetkan mencapai 4.390 lokasi pada 2026, mendekatkan rasio elektrifikasi di atas 99%. Indonesia juga memanfaatkan kekayaan mineral strategis seperti nikel, tembaga, dan bauksit untuk menarik investasi. Sektor kendaraan listrik diproyeksikan menciptakan nilai tambah 67 kali lipat dibandingkan ekspor bahan mentah, dengan pasar global yang diperkirakan mencapai US$5,91 triliun pada 2045.

Pemerintah akan mengoptimalkan pembiayaan hijau melalui green bonds, blended finance, JETP, dan AZEC. Kolaborasi dengan Uni Eropa, AS, dan Kanada dalam pengembangan teknologi transisi energi juga sedang digali. Penguatan SDM melalui program vokasi dan magang menjadi bagian dari strategi untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja sektor hijau yang terus berkembang.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait