Ke Jakarta, Sherly Tjoanda Adukan 'PHP' Kementerian ATR/BPN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda mengadukan ke DPR RI keterlambatan kepastian redistribusi lahan untuk petani di wilayahnya. Usulan redistribusi sekitar 16.000 hektar Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) yang telah diverifikasi clear disampaikan sejak akhir 2025, namun hingga kini belum dapat dieksekusi oleh Kementerian ATR/BPN. Lahan tersebut kini berada di Bank Tanah untuk dijadikan Hak Pengelolaan (HPL) sebelum diberikan sebagai hak pakai kepada petani. Sherly meminta pemerintah memberikan kewenangan yang jelas kepada pemerintah daerah sebagai ketua Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), serta menetapkan batas waktu proses sehingga ada jalur eskalasi jika melewati 30 atau 60 hari. Ia juga mendukung pembentukan Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN) yang fokus pada penyelesaian permasalahan pertanahan di lapangan. Total potensi TORA di Maluku Utara mencapai 36.200 hektar, dengan sekitar 16.000 hektar sudah clear namun belum terdistribusi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 20.50
Sherly Tjoanda Curhat di DPR Kena 'PHP' ATR/BPN Pimpinan Nusron
Detik.com · 15 September 2026 pukul 14.49
Di DPR, Sherly Tjoanda Curhat Tak Dapat Kepastian 16 Ribu Ha Tanah untuk Petani
Berita terkait
'Di-PHP Setahun!' Gubernur Maluku Utara Sherly Keluhkan 16 Ribu Hektare TORA Belum Dibagikan
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 18.04
Mendagri tegaskan reforma agraria untuk kepentingan rakyat
ANTARA News · 16 September 2026 pukul 01.05
Legislator Dorong Pemda Optimalkan Pengelolaan Aset Tanah: Harus Inovasi
Detik.com · 15 September 2026 pukul 22.19
Wamen ATR/BPN: BRAN Harus Bisa Selesaikan Konflik dan Ketimpangan Tanah
kumparan · 15 September 2026 pukul 20.38