Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

kemenkeu Siap Ambil Alih Saham Kereta Cepat, Tak Pakai APBN

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) siap mengambil alih saham proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) dari konsorsium BUMN. Pengalihan dilakukan melalui Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kemenkeu, sehingga kepemilikan saham tidak menjadi beban langsung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan proses ini rampung pada pertengahan September 2026. SMV merupakan lembaga khusus yang bertugas mendukung pembiayaan pembangunan dan investasi pemerintah, seperti PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan lembaga lainnya.

Saat ini, 60 persen saham PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) dimiliki konsorsium PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) yang beranggotakan PT Kereta Api Indonesia, PT Wijaya Karya, PT Jasa Marga, dan PT Perkebunan Nusantara. Sementara 40 persen sisanya dimiliki konsorsium China melalui Beijing Yawan HSR Co. Ltd. Purbaya menegaskan pengalihan saham tidak berarti utang proyek dialihkan ke APBN karena SMV memiliki kemampuan keuangan sendiri untuk mengelola aset tersebut. Proses saat ini dipercepat agar sesuai target pertengahan September.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait