Utang Whoosh Rp116 Triliun Resmi Diambil Alih Kemenkeu, Jadi Beban APBN?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan bahwa utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) sebesar Rp116 triliun akan diambil alih oleh Kementerian Keuangan melalui Special Mission Vehicle (SMV). Pengambilalihan ini dilakukan dengan menguasai 60 persen saham PT PSBI, yang merupakan bagian dari konsorsium PT KCIC sebagai operator Whoosh. Proses pengalihan saham dari PT PSBI ke SMV ditargetkan rampung pada pertengahan September 2026. Menurut Purbaya, skema ini tidak akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) karena pembayaran utang dilakukan melalui keuntungan yang diperoleh oleh SMV, bukan dari dana negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 10.59
kemenkeu Siap Ambil Alih Saham Kereta Cepat, Tak Pakai APBN
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 11.05
Duduk Perkara Utang Whoosh Hingga Akhirnya Dibereskan Purbaya
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 05.55
Respons China dan Istana soal Utang Kereta Cepat Ditanggung Kemenkeu
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 18.52
Airlangga Sebut China Sambut Saham Kereta Cepat Diambil Alih Kemenkeu
Berita terkait
Kereta Cepat Beralih ke Kemenkeu, Begini Skema Pembayaran Utangnya
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 08.51
Purbaya Siap Bayar Utang Kereta Cepat, Uangnya Sudah Ada
Detik.com · 7 September 2026 pukul 20.26
Lika-Liku Utang Jumbo Whoosh, Purbaya Sempat Ogah Urus
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 15.12
Utang Whoosh Masuk Kemenkeu, Purbaya Siapkan 2 SMV yang Identitasnya Masih Dirahasiakan
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 16.37