KIJA Kembangkan Energi Hijau & BUVA Masuk Bisnis Hiburan Bali
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

IHSG mengakhiri perdagangan Rabu (23/9) dengan kenaikan 1,56% ke level 6.374,91. Sekitar 11 sektor saham berakhir menguat, dengan Basic Industry mencatat kenaikan paling tinggi 3,47%. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan penjualan bersih Rp468,26 miliar. Di luar negeri, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq turun masingak 0,68%, 0,75%, dan 1,13%.
KIJA kembangkan kerja sama dengan PT Pertamina untuk mengembangkan energi hijau di Jababeka melalui pemanfaatan gas pipa, biometana ISCC, panel surya, BESS, kredit karbon, serta hidrogen hijau untuk transportasi rendah karbon. Program ini bagian dari komitmen Net Zero Industrial Cluster Community (NZICC) Jababeka yang dihuni 2.000 perusahaan multinasional.
BUVA masuk bisnis hiburan Bali melalui investasi 16,27% di KJA yang menguasai 58,36% KAJA Group pengembang Zumana di Kuta. Zumana berdiri atas lahan 3.500 m2 dengan kunjungan wisatawan mancanegara Bali meningkat 9,72% tahunan menjadi 6,95 juta orang pada 2025. Dampak investasi Zumana diperkirakan mulai terlihat pada 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 20.45
BUVA Diversifikasi Bisnis Hotel, Masuk ke Sektor Hiburan dan Lifestyle Lewat Investasi di KJA
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 10.35
BEI Hapus Harga MInimum Saham, Lo Kheng Hong Bilang Begini
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 06.15
IHSG Diperkirakan Lesu Hari Ini
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 06.00
Airlangga Nilai RI Paling Cocok Jadi Lokasi Pusat Data di ASEAN
Berita terkait
Saham Rp. 1, Happy atau Hati-hati?
Detik.com · 23 September 2026 pukul 14.45
Polisi Usut Penipuan Toko Emas di Bali: Korban 94 Orang, Kerugian Rp 8,8 M
kumparan · 22 September 2026 pukul 19.29
Tiba-Tiba IHSG Turun 1% Lebih, Ini Penyebabnya
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 10.53
Pasar Saham Tak Kinclong, Investor RI Serbu Surat Berharga Negara
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 07.15