KKP: Sistem Rekrutmen ABK Masih Banyak Lewat Calo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengungkapkan sistem perekrutan anak buah kapal (ABK) perikanan masih banyak menggunakan jasa calo atau makelar, sehingga berpotensi menimbulkan persoalan hingga kekerasan terhadap ABK. Direktur Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan KKP, Mochamad Idnillah, menyampaikan bahwa lowongan pekerjaan sebagai ABK sering ditemui di Facebook, dan praktik ini justru menjadi sumber masalah. Ia menjelaskan bahwa banyak ABK dijanjikan uang muka atau kasbon yang besar saat proses perekrutan, namun realitasnya jumlah yang diterima saat kapal berangkat jauh lebih kecil karena sistem bagi hasil yang diterapkan.
Menurut Idnillah, penghasilan ABK pada kapal perikanan sangat bervariasi tergantung kondisi operasional. Pada kapal yang operasionalnya lancar, seperti kapal cumi, ABK dapat meraup sekitar Rp 10 juta dalam waktu 3-4 bulan. Namun, jika terdapat permasalahan dalam operasional, penghasilan bisa hanya bersisian Rp 100 ribu hingga Rp 500 ribu selama periode yang sama.
Untuk mengatasi hal tersebut, KKP telah mewajibkan seluruh manning agent yang menyediakan ABK kapal perikanan untuk memiliki legalitas yang sah guna menjamin keselamatan dan hak-hak ABK.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 4 Oktober 2026 pukul 20.30
Atas Perintah Wakil Nakhoda, 4 ABK KM Maulana 23 Dianiaya Keroyokan
kumparan · 4 Oktober 2026 pukul 12.55
ABK di Perairan Aru Diduga Dianiaya karena Tangkapan Cumi Tak Capai Target
kumparan · 4 Oktober 2026 pukul 12.26
KKP Amankan Kapal dan Awak yang Diduga Aniaya ABK di Perairan Aru
CNN Indonesia · 3 Oktober 2026 pukul 22.31
KKP Bekukan Izin KM Maulana 23 usai Viral Dugaan Penganiayaan ABK
Berita terkait
KKP Amankan KM Maulana 23 Terkait Dugaan Penganiayaan ABK
CNN Indonesia · 4 Oktober 2026 pukul 19.50
Izin Operasi KM Maulana 23 Mau Dicabut Buntut Kasus ABK Disiksa
Detik.com · 4 Oktober 2026 pukul 18.30
KKP Amankan KM Maulana 23 dan 28 ABK Usai Video Dugaan Penganiayaan Viral
Liputan6.com · 4 Oktober 2026 pukul 18.25
Aksi Geng Motor di Makassar, 1 Orang Tewas dan 2 Motor Dibakar
CNN Indonesia · 4 Oktober 2026 pukul 18.06