Letusan Krakatau 1883: Ketika Bencana dari Selat Sunda Menggetarkan Dunia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pada 27 Agustus 1883, Gunung Krakatau meletus dengan ledakan terbesar yang pernah tercatat, merusakkan sebagian besar tubuh gunung dan menyebabkan tsunami hingga ke pesisir Banten dan Lampung. Letusan ini juga memuntahkan abu vulkanik dan gas sulfur ke atmosfer, yang menyebar ke seluruh dunia. Di Batavia, jarum-jarum telegraf merekam gempa yang tidak normal, sementara di pulau jauh seperti Rodrigues, warga mendengar suara ledakan seolah tembakan meriam. Dokumen resmi pemerintah Hindia Belanda mencatat 36.417 korban jiwa akibat bencana ini. Di atas kapal Norham Castle, kapten menuliskan kesaksian kegelapan total dan hujan batu apung yang menghantam geladak. Di daratan, Raden Aria Taia Sukapura mencatat hujan abu hitam menghujan seperti salju, mematikan cahaya dan menghancurkan rumah. Letusan Krakatau juga memengaruhi kondisi atmosfer global, menyebabkan penurunan suhu rata-rata sebesar lebih dari satu derajat Celsius dan menciptakan warna langit merah serta jingga yang tidak biasumati. Fenomena ini dikaitkan dengan kemungkinan inspirasi latar dalam lukisan The Scream karya Edvard Munch, meskipun hubungan tersebut belum dapat dipastikan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 05.28
Letusan Krakatau 1883 Picu Tsunami Setinggi 40 Meter, Dunia Gelap selama 2,5 Hari
Detik.com · 6 September 2026 pukul 14.00
10 Fakta Letusan Dahsyat Krakatau yang Hebohkan Dunia
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 13.32
Fenomena Anak Krakatau Ini Tak Bisa Disepelekan, Taruhannya Nyawa
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 13.03
7 Fakta Ilmiah Gunung Krakatau yang Bikin Penghuni Bumi Ketakutan
Berita terkait
Krakatau Meletus, Peneliti BRIN Ingatkan Petaka Besar Tahun 1883
CNBC Indonesia · 6 September 2026 pukul 06.15
Jenis Masker Buat Adang Abu Vulkanik Krakatau Menurut Pakar Bencana
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 08.10
Anak Krakatau Erupsi, Bhayangkara FC Putar Otak Demi Keselamatan Pemain
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 07.37
Letusan Anak Krakatau Tak Bisa Diremehkan, Sejarah Kelamnya Pernah Bikin Geger Dunia
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 07.15