Makin Banyak Kapal Ogah Melintas, Selat Hormuz Mulai Sepi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Jumlah kapal yang melintasi Selat Hormuz mengalami penurunan drastis akibat kebuntuan perundingan AS-Iran di Timur Tengah. Data pelacakan Kpler menunjukkan hanya lima kapal komoditas yang melintas pada akhir pekan lalu (15-16 Agustus 2026), semuanya pada hari Sabtu. Pada hari Minggu, tidak ada satu pun kapal yang tercatat melewati selat tersebut. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai 31 kapal selama dua hari, dan sebelum konflik bisa mencapai 130 kapal per hari.
Penurunan ini dipicu oleh serangan terhadap tiga kapal Uni Emirat Arab yang dioperasikan Abu Dhabi National Oil Company saat transit pekan sebelumnya, serta ancaman serangan di jalur perairan paling vital bagi pasokan energi global itu. AS juga menyatakan mampu mempertahankan blokade angkatan laut terhadap Iran tanpa batas waktu, sehingga memperparah ketegangan.
Situasi serupa terjadi di Selat Bab el-Mandeb, di mana sekutu Iran yakni Houthi Yaman menerapkan blokade terhadap kapal Arab Saudi sejak 20 Juli. Jumlah kapal di sana turun menjadi 49 dari 55 kapal pada minggu sebelumnya, tanpa ada pengiriman minyak Saudi yang terlacak. Para ahli memperkirakan beberapa kapal mungkin lolos tanpa terdeteksi dengan transponder dimatikan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 10.30
Harga Minyak Mendekati US$100 Lagi, Perang AS-Iran Kembali Jadi Pemicu
ANTARA News · 20 Agustus 2026 pukul 08.53
Pasukan AS diam-diam kawal kapal tanker minyak lintasi Selat Hormuz
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 16.54
Harga Minyak Brent Mendekati US$91, Pasokan Global Terancam Terganggu
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 08.57
Trump Ancam Bom Oman Jika Ganggu Kesepakatan Selat Hormuz: Akan Kami Hancurkan
Berita terkait
Perang Timteng Makin Membara, AS-Iran Saling Serang Membabi-buta
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 07.00
Donald Trump Berencana Klaim Selat Hormuz Jadi Wilayah AS Usai Perang Iran
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 04.04
Bom! Rudal Serang Kapal Baru di Selat Hormuz
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 08.40
Suahasil: Kalau Minyak Dunia Naik, Harga BBM di RI Juga Meningkat
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 13.23