Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Donald Trump Berencana Klaim Selat Hormuz Jadi Wilayah AS Usai Perang Iran

Presiden AS Donald Trump berencana mengklaim Selat Hormuz sebagai wilayah Amerika Serikat setelah mengalahkan Iran. Pernyataan ini muncul di tengah konflik bersenjata yang dimulai 28 Februari untuk mengakhiri program nuklir Iran. Saat ini, terjadi kebuntuan kendali di jalur vital energi global tersebut, di mana Iran memblokir pelayaran sipil sementara AS melakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

AS tengah menyiapkan paket sanksi baru untuk isolasi ekonomi total Iran, termasuk blokade fisik Selat Hormuz pekan depan. JD Vance menekankan prioritas AS adalah menjaga stabilitas harga minyak. Di sisi lain, militer Iran membantah klaim Trump dan menegaskan kendali penuh atas selat tersebut. PM Jepang Sanae Takaichi turut mendesak Iran menjamin kebebasan pelayaran demi stabilitas global.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait