Maskapai RI Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat 0%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Asosiasi Maskapai Penerbangan Nasional Indonesia (INACA) mendorong pemerintah untuk segera menerapkan pajak 0% pada impor suku cadang pesawat. Langkah ini dilakukan untuk membantu mengurangi beban biaya operasional maskapai yang tertekan akibat lonjakan harga avtur dan fluktuasi nilai tukar rupiah. INACA telah mengajukan permohonan kepada Direktur Jenderat Bea Cukai Kementerian Keuatan, mengacu pada Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 16 Tahun 2026 terkait pembebasan bea pajak impor suku cadang. Namun, kebijakan ini mas masih membutuhkan aturan turunan dalam bentuk Peraturan Menterat Keuangan (PMK) yang belum diterbitkan.
Ketua Umum INACA, Denon Prawiraatmadja, menyatakan bahwa pihaknya sedang mengawal penerbitan PMK tersebut agar dapat segera berlaku di lapangan. "Tentu ini harus kita kawal sampai ke level Bea Cukai karena level eksekutornya di lapangan," ujarnya. INACA berharap, dengan penerapan pajak 0% ini, dapat mengurangi biaya operasional maskapai penerbangan nasional secara signifikan.
Di sisi lain, lonjakan harga avtur menjadi beban besar bagi operasional maskapai. Direktur Safety Pelita Air Service, Erriza Muslim, menyampaikan bahwa biaya bahan bakar pesawat saat ini menyumbang sekitar 60% dari total biaya operasional maskapai. Untuk mengatasi hal ini, Kementerian Perhubungan telah menambah batas maksimal Fuel Surcharge (FS) hingga 40%. Selain itu, usulan penerapan Continuous Descent Operation (CDO) juga sedang dipertimbangkan untuk menghemat penggunaan bahan bakar, seperti yang dilakukan oleh negara-negara seperti Singapura dan Australia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 16.45
Maskapai Minta Impor Suku Cadang Pesawat Bebas Bea Masuk
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 16.04
Beban Biaya Naik, INACA Harap Insentif Pemerintah Bantu Maskapai Jelang Nataru
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 15.35
Pelita Air: Harga Avtur Kini Sumbang 60 Persen dari Biaya Operasional
Berita terkait
Harga Avtur Melonjak, AirAsia hingga Vietjet Kompak Naikkan Harga Tiket
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 14.20
Harga Avtur Naik, Kemenhub Izinkan Fuel Surcharge Tiket hingga 40%
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 18.30
Selly PDIP: Kenaikan Avtur Jangan Jadi Beban Jemaah Haji
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 20.08
Garuda Catatkan Anomali Positif di Tengah Beban Avtur Industri Aviasi Global
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 07.40