Maskapai Minta Impor Suku Cadang Pesawat Bebas Bea Masuk
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Asosiasi maskapai penerbangan (INACA) meminta pemerintah membebaskan bea masuk impor suku cadang pesawat untuk menekan biaya operasional. Saat ini, industri penerbangan tertekan oleh tingginya harga avtur akibat situasi geopolitik dan jumlah penumpang domestik yang belum pulih sepenuhnya. INACA kini menunggu penerbitan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) sebagai aturan teknis pelaksanaan pembebasan pajak tersebut.
Di sisi lain, maskapai seperti Pelita Air mencatat biaya bahan bakar mencapai 60% dari total biaya operasi. Untuk mengatasinya, maskapai menerapkan efisiensi melalui perbaikan pola operasi, seperti penggunaan prosedur Continuous Descent Operation (CDO) dan kontrol kecepatan ketat saat mendekati bandara. Meski melakukan efisiensi biaya, standar keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas utama dan tidak dikurangi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 17.47
Maskapai RI Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat 0%
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 07.40
Garuda Catatkan Anomali Positif di Tengah Beban Avtur Industri Aviasi Global
Berita terkait
Tony Fernandes Angkat Bicara Soal Keuangan yang Sedang Dihadapi AriAsia
Warta Ekonomi · 19 September 2026 pukul 15.07
AirAsia Terbelit Utang Rp79,7 Triliun di Tengah Lonjakan Harga Avtur
Warta Ekonomi · 19 September 2026 pukul 14.11
Isu Finansial Menerpa AirAsia, Tony Fernandes Buka Suara
Liputan6.com · 18 September 2026 pukul 16.00
Abu Vulkanik Ganggu Penerbangan, Ini Biaya yang Bikin Maskapai Boncos
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 21.20