Nusron Blak-blakan soal Sawah Banten dan Bali Jadi Industri dan Vila
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menyoroti tingginya alih fungsi lahan sawah menjadi kawasan industri dan perumahan di Banten, serta vila dan hotel di Bali. Fenomena ini menjadi tantangan serius bagi ketahanan pangan nasional, sehingga pemerintah mempercepat penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) untuk melindungi sawah agar tidak mudah dikonversi.
Secara nasional, penetapan LP2B telah mencapai 87,52 persen atau sekitar 6,43 juta hektare dari 7,35 juta hektare lahan baku sawah. Capaian ini melampaui target RPJMN 2025-2029 yang seharusnya baru tercapai pada 2029. Meski demikian, masih ada tujuh provinsi yang berada di bawah standar 87 persen, termasuk Riau, Jambi, Banten, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Papua.
Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa angka penetapan di tujuh provinsi tersebut akan dikunci agar tidak berkurang. Pemerintah meminta kepala daerah segera menyesuaikan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) secara parsial untuk memperkuat perlindungan lahan pertanian demi mendukung swasembada pangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 22.15
Kejar Target Sawah Dilindungi, Pemerintah Sinkronkan Pangan dan Perumahan
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 18.15
Pemerintah Kunci 87% Lahan Sawah Tak Boleh Alih Fungsi
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 18.05
Menteri ATR Ungkap Sawah RI Beralih Jadi Industri, Hotel Sampai Resto
Berita terkait
Menteri Ara Ancam Pidana Kepala Daerah yang Ubah Tata Ruang Seenaknya
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 13.42
Pengelolaan Tata Ruang-Bentang Alam, Kunci Atasi Tantangan Pangan, Energi, dan Iklim
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 16.29
Indramayu Tetapkan 92.888 Hektare LP2B dan 14.110 Hektare Lahan Industri
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 15.57
BULOG Siap Jalankan Penugasan Presiden, Bantuan Beras Berlanjut hingga Akhir 2026
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 19.55