OJK Ajukan Proposal Insentif Pasar Modal ke Suahasil
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengajukan proposal insentif pasar modal kepada Menteri Keuangan Suahasil Nazara untuk mendorong pendalaman pasar, khususnya terkait inovasi perluasan produk, layanan, dan aktivitas di pasar modal. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menyampaikan bahwa proposal ini sudah disampaikan dalam pertemuan tingkat pimpinan, namun masih dalam proses pembahasan. Usulan dalam proposal tidak seluruhnya berupa insentif, tetapi juga mencakup penegasan mengenai kategori aset atau aktivitas tertentu di bursa yang dapat memperoleh perlakuan fiskal yang lebih baik. Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan likuiditas dan aktivitas investasi di pasar modal, baik dari sisi perusahaan penerbit produk maupun minat investor. Dengan biaya transaksi yang lebih rendah, diharapkan minat investor untuk berinvestasi di pasar modal akan meningkat. Proposal ini mencakup seluruh aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), dan OJK akan terus mengawal usulan tersebut hingga menghasilkan kebihklakan yang dapat mencakup berbagai aktivitas perdagangan di pasar modal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 25 September 2026 pukul 17.01
Investor Pasar Modal Capai Angka 31,8 Juta, BEI dan OJK Perkuat Transparansi
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 15.09
Kurang dari 3 Bulan, OJK Rampungkan Aturan Demutualisasi BEI
kumparan · 25 September 2026 pukul 15.00
OJK Ajukan Insentif Fiskal ke Menkeu Suahasil untuk Transaksi BEI
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 14.34
BEI Menuju Demutualisasi, Fungsi Bisnis dan Pengawasan Harus Dipisahkan
Berita terkait
BEI Kaji Besaran Dividen buat Pemegang Saham
Detik.com · 25 September 2026 pukul 13.25
Calon Investor BEI Boleh Genggam di Atas 5%, OJK: Ada Syaratnya!
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 17.55
Usung Plant Your Investment, Capital Market Run 2026 Targetkan 4.000 Peserta
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 14.31
Belum Ada Investor Global Ajukan Saham Bursa, OJK: Tahapannya Masih Jauh
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 23.07