OJK catat investasi dana pensiun di SRBI naik 132,76 persen per Juli
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat investasi dana pensiun di instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) naik 132,76 persen per tahun hingga Rp18,52 triliun pada Juli 2026. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, menjelaskan peningkatan ini mencerminkan daya tarik SRBI yang menawarkan imbal hasil dan risiko sesuai kebutuhan pengelolaan dana pensiun. OJK mendorong agar penempatan dana tetap memperhatikan prinsip diversifikasi dan kesesuaian dengan profil kewajiban dana pensiun.
Pada periode yang sama, return on investment (ROI) dana pensiun mencapai 0,95 persen, meningkat dari 0,02 persen pada Juni 2026. Ogi menyampaikan bahwa hasil investasi dipengaruhi oleh kondisi pasar dan strategi masing-masing dana pensiun, sehingga masih ada ruang untuk peningkatan hingga akhir 2026. Terkait investasi di exchange traded fund (ETF) emas, OJK memungkinkan Dana Pengelola Peserta (DPPK) dan Dana Peserta Lansia (DPLK) untuk berinvestasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Total aset dana pensiun per Juli 2026 mencapai Rp1.699,99 triliun, tumbuh 6,70 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan 30,67 juta peserta. Program pensiun sukarela mencatat aset sebesar Rp409,19 triliun (naik 4,24 persen), sementara program pensiun wajib mencapai Rp1.290,80 triliun (naik 7,51 persen).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 15.09
OJK Denda 113 Pelaku Pelanggaran Pasar Modal Rp104,63 M per Agustus
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 14.19
5 Aplikasi Trading Terpercaya Terdaftar OJK
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 13.32
Video: Nasib Investasi Kripto Hadapi Gejolak Timur Tengah-Perang Tarif
kumparan · 8 September 2026 pukul 12.54
OJK Godok Mekanisme Harga untuk Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
Berita terkait
Aset Sektor PPDP Tumbuh Malu-malu, OJK Ungkap Penyebabnya
Warta Ekonomi · 30 Agustus 2026 pukul 16.27
OJK beri sinyal revisi target pertumbuhan PPDP pada 2026
ANTARA News · 28 Agustus 2026 pukul 13.44
OJK: ETF Emas Ditopang Emas Fisik Bernilai Setara
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 20.20
BEI Rilis ETF Emas, Alternatif Instrumen Baru Bagi Investor Pasar Modal Indonesia
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 14.34