OJK proyeksi NIM bank hingga akhir tahun tetap sehat dan moderat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan Net Interest Margin (NIM) perbankan hingga akhir tahun tetap sehat dan moderat. Meskipun terdapat tekanan jangka pendek akibat tingginya biaya dana (cost of fund) dan ketatnya persaingan penghimpunan dana, profitabilitas perbankan secara umum dinilai masih sangat baik.
Data menunjukkan NIM perbankan pada Juli 2026 sebesar 4,32 persen, menurun dari 4,57 persen pada Juli 2025. Penurunan ini terjadi karena penyesuaian suku bunga DPK lebih cepat dibandingkan suku bunga kredit, yang bertujuan menjaga keterjangkauan biaya pembiayaan bagi masyarakat guna mendukung pertumbuhan ekonomi. OJK terus mendorong optimalisasi struktur pendanaan dan efisiensi untuk menjaga stabilitas sistem keuangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 23 September 2026 pukul 17.48
BI Ungkap Kondisi Ekonomi RI di Era Suku Bunga Tinggi
kumparan · 23 September 2026 pukul 16.52
Bank Indonesia Beberkan Alasan Pertahankan Suku Bunga 5,75%
JawaPos · 23 September 2026 pukul 16.32
BI Tahan Suku Bunga Acuan 5,75 Persen, Ini Alasannya
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 15.55
BI Tahan Suku Bunga Acuan Pada Level 5,75%
Berita terkait
Bos OJK Minta Bank Cek Kemampuan Debitur Sebelum Naikkan Bunga Kredit
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 17.40
OJK nilai pemberian "special rate" perlu dilakukan secara terukur
ANTARA News · 21 September 2026 pukul 19.49
Multifinance Masih Bergantung Bank, Pendanaannya Capai Rp289,69 Triliun
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 18.18
OJK: Bank perlu hitung risiko kredit saat cepat naikkan suku bunga
ANTARA News · 21 September 2026 pukul 17.47