Partai dalam Koalisi Prabowo Mayoritas Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen, Pengamat: Tidak Masuk Akal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Partai politik dalam koalisi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto setuju untuk menerapkan parliamentary threshold (PT) sebesar 5 persen dalam revisi Undang-Undang Pemilihan Umum (UU Pemilu). Kenaikan ini sekaligus menjadi sorotan pengamat. M. Jamiluddin Ritonga dari Universitas Esa Unggul menilai kenaikan PT dari 4 persen ke 5 persen perlu dipertimbangkan kembali, mengingat Mahkamah Konstitusi (MK) sebelumnya menyatakan bahwa ambang batas parlemen 4 persen tidak konstitusional karena tidak didasarkan pada perhitungan rasional dan ilmiah.
Menurut Jamiluddin, jika partai-partai di parlemen sudah sepakat, peluang diterapkannya PT 5 persen dalam Pemilu 2029 semakin besar. Namun, ia khawatir kenaikan ini akan memperbesar jumlah suara pemilih yang tidak terkonversi menjadi kursi DPR atau yang dikenal sebagai 'wasted votes'. Berdasarkan perhitungannya, sekitar 17,3 juta suara pada Pemilu Legislatif 2024 tidak berhasil mengantarki partai mendapatkan kursi di DPR, setara dengan 11,4 persen dari total 151,7 juta suara sah nasional.
Jamiluddin menegaskan bahwa menaikkan PT justru berpotensi bertentangan dengan semangat Putusan MK Nomor 116/PUU-XXI/2023, yang menekankan pentingnya dasar perhitungan yang rasional dan ilmiah serta prinsip kedaulatan rakyat. Ia berpendapat bahwa jika tujuan perubahan aturan adalah mengurangi suara yang tidak terwakili, maka PT sebaiknya tidak dinaikkan di atas 4 persen, bahkan berada di bawahnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 16 September 2026 pukul 18.51
PDIP Nilai Usul PT 5% di RUU Pemilu Ideal: tapi Masih Harus Diperdebatkan
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 18.26
Pengamat Sebut Usulan Ambang Batas Parlemen 5 Persen Tabrak Putusan MK
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 16.29
Partai Perindo: Wacana PT 5% Dinilai Abaikan Putusan MK dan Proporsionalitas Pemilu
kumparan · 16 September 2026 pukul 00.10
Pimpinan Partai Sudah Komunikasi Bahas RUU Pemilu, Opsi Threshold 4-5% Menguat
Berita terkait
Ambang Batas Parlemen 2029 Masih Digodok, Hanura: Berapa Pun Kami Siap
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 01.15
KPU: Tahapan Pemilu 2029 Diperkirakan Dimulai Juni 2027
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 21.22
Koalisi Prabowo Tuntut Jokowi Jelaskan Maksud Ucapan Ketum Projo Budi Arie
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 07.46
Pemilu 2029 Dipisah, Mengapa Aturan Pelaksana Belum Beres?
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 09.09