Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

PAYDI Tumbuh 10,3 Persen, Diversifikasi Jadi Bagian Perencanaan Keuangan

Produk Asuransi Yang Dikaitkan Dengan Investasi (PAYDI) atau unit link mencatat pertumbuhan signifikan pada Semester I 2026. Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), premi PAYDI tumbuh 10,3 persen mencapai Rp35,73 triliun. Pertumbuhan ini sejalan dengan pemulihan ekonomi Indonesia yang tumbuh 5,29 persen pada Triwulan II 2026, mendorong masyarakat membutuhkan instrumen keuangan yang menggabungkan perlindungan dan diversifikasi investasi.

Kanal bancassurance menjadi jalur distribusi utama produk PAYDI. Great Eastern Life Indonesia memperluas pilihan mata uang produknya dari Rupiah dan USD menjadi SGD pada Mei 2026. Produk tersebut menyumbang lebih dari 50 persen distribusi bancassurance secara year-to-date hingga Agustus 2026. Menurut Presiden Direktur Great Eastern Life Indonesia Nina Ong, kebutuhan nasabah kini tidak hanya pada pertumbuhan aset tetapi juga pengelolaannya secara terencana melalui strategi investasi yang fleksibel.

Wealth Management and Funding Product OCBC Vonny Wibowo menekankan pentingnya diversifikasi dalam pengelolaan kekayaan jangka panjang. Menurutnya, wealth management bertujuan mengembangkan dan melindungi kekayaan secara berkelanjutan. Produk GREAT Investlink Protection memberikan nasabah fleksibilitas untuk mendiversifikasi investasinya termasuk melalui pilihan mata uang asing seperti SGD.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait