Wacana Syarat Dukungan Fraksi DPR dalam Revisi UU Pemilu
Rangkuman gabungan dari 5 media · disusun dengan AI
Terdapat wacana revisi UU Pemilu terkait syarat pencalonan presiden yang minimal didukung oleh fraksi parlemen menyusul Putusan MK Nomor 62/PUU-XXII/2024 yang menghapus ambang batas 20% kursi atau 25% suara sah. Fraksi Gerindra, Golkar, dan PKB merespons hal ini, di mana Golkar mendukung wacana tersebut sesuai putusan MK. Sementara itu, Partai Demokrat mengusulkan syarat dukungan minimal dua hingga maksimal tiga fraksi sebagai langkah moderat untuk menjaga dinamika demokrasi dan membatasi jumlah pasangan calon.
Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan bahwa pembahasan syarat minimal dua partai serta ambang batas parlemen (parliamentary threshold) 5% belum dibahas secara resmi dan masih dalam tahap informal. Terkait parliamentary threshold, muncul perbedaan klaim angka: PDIP mengusulkan 6%, beberapa pihak mengusulkan 5%, dan Partai NasDem mengusulkan 7%.
Di sisi lain, Institut Indonesia (TII) mengkritik wacana syarat minimal dua fraksi karena dinilai bertentangan dengan putusan MK dan berisiko menjadi ambang batas baru yang membatasi hak konstitusional. TII menekankan bahwa legitimasi presiden seharusnya berasal dari suara rakyat, bukan filter kelembagaan di DPR.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNN Indonesia
Gerindra, Golkar, PKB Respons Capres Minimal Didukung 2 Fraksi DPR
22 September 2026 pukul 01.30 · Baca aslinya ↗
JPNN.com
Soal PT 5 Persen dan Syarat Pencapresan di RUU Pemilu, Ketua DPR: Belum Dibahas Resmi
22 September 2026 pukul 19.45 · Baca aslinya ↗
Legitimasi Presiden Harus dari Rakyat, Bukan Koalisi Fraksi Parpol di Parlemen
23 September 2026 pukul 10.30 · Baca aslinya ↗
kumparan
Demokrat Nilai Batas 2-3 Fraksi Pengusung Capres Ideal: Demokrasi Lebih Dinamis
23 September 2026 pukul 15.45 · Baca aslinya ↗
Liputan6.com
Demokrat Usul Syarat Capres-Cawapres Diusung 2 hingga 3 Fraksi
23 September 2026 pukul 17.30 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
PDIP Kunci Parliamentary Threshold 6%, Tarik-Menarik Ambang Batas Parlemen Makin Panas
24 September 2026 pukul 15.34 · Baca aslinya ↗