Pendapatan Turun, Kok Rugi DOID Susut 37,48%? Ini Penjelasan Manajemen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT BUMA Internasional Group Tbk. (DOID) mencatat kerugian bersih sebesar US$50,64 juta pada semester I 2026, menyusut 37,48% dari kerugian US$79,70 juta di periode yang sama tahun lalu. Penurunan ini terjadi meskipun pendapatan bersih turun 5,12% menjadi US$692,85 juta dari US$730,21 juta, dipengaruhi berakhirnya kontrak di situs Binungan, IBP, dan Burton, serta ramp-down operasi lainnya.
Operasional inti Grup tumbuh, dengan overburden removal naik sekitar 9% dan produksi batu bara meningkat 4% secara tahunan, didukung peningkatan keandalan armada dan cuaca lebih kering. EBITDA naik 8% menjadi US$69 juta, mencerminkan perbaikan margin dan efisiensi biaya. Laba bruto berbalik positif US$12,17 juta dari kerugian sebelumnya, berkat penurunan beban pokok pendapatan sebesar 8,50%.
Beban keuangan ditekan 3,56%, sementara pendapatan lain-lain melonjak 100,72%. Total aset tercatat US$1,41 miliar per pertengahan 2026, turun dari US$1,52 miliar di akhir 2025. Manajemen prioritas mempertahankan disiplin biaya dan modal di semester kedua.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 19.17
OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Gejolak Global
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 16.41
10 Produk Terbaik Indonesia Masuk Nominasi di Forum T50 Summit 2026
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 17.00
KSSK: Sektor Keuangan Tetap Solid di Tengah Panasnya Geopolitik Global
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 11.33
Laba KAI Turun 73 Persen Jadi Rp314 M per Juni 2026
Berita terkait
Geger Harta Karun Emas 30.000 Ton di Banten Dirampok Asing
CNBC Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 17.15
Purbaya: Penerimaan pajak tumbuh 30 persen per Agustus 2026
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 20.31
Ecommerce Pungut Pajak Pedagang Online Ditunda 2 Bulan
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 19.55
Prabowo Bongkar Borok BUMN: Kerja Seenaknya hingga Poles Laporan Keuangan
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 14.05